Skip to main content

Belut Listrik (Electrophorus electricus) Bajak Saraf Mangsa

www.LaporanPenelitian.com - Belut listrik remote kontrol sistem saraf mangsa, predator memaksa ikan tersembunyi berkedut dan mengkhianati tempat persembunyiannya.

Belut Listrik Electrophorus electricus menjadi hacker jauh sebelum manusia melakukannya. Kejutan listrik dengan semburan tegangan tinggi memungkinkan belut mengontrol jarak jauh sistem saraf mangsa agar diam dan/atau membuat gerakan.

Pengambilalihan adalah melumpuhkan fisiologi mangsa dengan debit tegangan hingga 600 volt. Rentetan frekuensi tinggi menonaktifkan saraf ikan hingga jarak tertentu yang diakhiri serangan final.

Sinyal pulsa lain ditembakkan belut ketika informasi terbatas seperti di air keruh atau linggkungan berbatu di mana mangsa tersembunyi. Otot-otot ikan sengaja dibuat kejang dan memberi tahu tempat persembunyiannya.

"Ada kemungkinan tegangan rendah memiliki efek yang sama dalam evolusi. Belut mengindupsi blip kecil ke dalam neuron mangsa," kata Kenneth Catania, biolog Vanderbilt University di Nashville, Tennessee.



The shocking predatory strike of the electric eel

Kenneth Catania1
  1. Department of Biological Sciences, Vanderbilt University, VU Station B, Box 35-1634, Nashville, TN 37235, USA
Science, 5 December 2014, DOI:10.1126/science.1260807. Gambar dan video: Kenneth Catania

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.