Skip to main content

Monyet Capuchin (Cebus apella) Tak Silau Barang Mewah

www.LaporanPenelitian.com - Monyet tidak tertipu harga mewah. Monyet Capuchin (Cebus apella) tidak berbagi preferensi mahal dan barang bermerek setara barang murah.

Sebuah tim menunjukkan monyet tidak seperti manusia, mereka kurang terpengaruh harga dan lebih cenderung memilih berdasarkan preferensi pribadi. Laporan baru menyelidiki asal kepentingan bias ekonomi primata.

"Kami mencoba melihat evolusi kuno kognisi primata dan tertarik pada beberapa bias rasional untuk melihat di mana berawal," kata Laurie Santos, kognisian Yale University.

Monyet Capuchin (Cebus apella) dilatih dalam token pasar. Mereka tahu bagaimana menggunakan token untuk membeli es rasa. Mereka juga tahu beberapa rasa lebih mahal dari lainnya.

Setelah pelatihan, Santos dan rekan menempatkan monyet dalam situasi di mana es rasa tersedia secara bebas tanpa memerlukan token dan monyet diizinkan memilih mana rasa yang mereka suka.

"Anda pergi ke toko dan tahu mana anggur mahal. Anda mungkin tidak membeli anggur mahal, tetapi jika Anda pergi ke sebuah pesta koktail dengan anggur gratis, Anda memilih yang mahal," kata Santos.

"Tapi makanan mahal tampaknya tidak mempengaruhi preferensi monyet. Kita lebih rasional dari monyet dan muncul pertanyaan di mana efek harga berasal," kata Santos.

Teori supply dan demand menggunakan harga merupakan indikator proksi kualitas. Kemungkinan lain bahwa manusia hanya mengikuti kawanan, menggunakan harga sebagai indikator popularitas.

"Kita tahu orang-orang kaya minum anggur ini atau orang-orang kaya mengendarai mobil itu," kata Santos.
Capuchin monkeys do not show human-like pricing effects

Rhia Catapano1 et al.
  1. Comparative Cognition Laboratory, Psychology Department, Yale University, New Haven, CT, USA
Frontiers in Psychology, 02 December 2014, DOI:10.3389/fpsyg.2014.01330.

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.