Skip to main content

Bermain Game Dari Otak Ke Otak Via Internet

Penelitian - Kadang-kadang kata-kata terlalu rumit. Komunikasi langsung dengan sadar antarmuka otak ke otak manusia link up via internet memaku tonggak peradaban komunikasi.

Sekarang tim Institute for Learning & Brain Sciences di University of Washington mereplikasi dengan menghubungkan otak ke otak yang dibangunan berbeda dalam rangka bermain video game pertama sejak Twitch Plays Pokémon.

Salah satu peserta sebagai pengirim dilengkapi helm electroencephalography yang memonitor sinyal otak. Penerima mengenakan potongan teknologi berbeda menggunakan stimulasi magnetik transkranial untuk mengaktifkan area otak terkait gerakan tangan.

Pengirim berpikir menekan sebuah tombol untuk letupan meriam virtual untuk melindungi kota virtual. Aktivitas otak kemudian dikirim melalui internet dan diubah menjadi sinyal magnetik sehingga tangan penerima bergerak dan menekan tombol.

Tonton video di sini: http://youtu.be/xRsx5egJoYk


A Direct Brain-to-Brain Interface in Humans

Rajesh P. N. Rao1 et al.
  1. Department of Computer Science & Engineering, University of Washington, Seattle, Washington, United States of America
PLoS ONE, 5 November 2014, DOI:10.1371/journal.pone.0111332, Gambar: Mary Levin, University of Washington.

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.