Skip to main content

Exoplanet PH3 c Mengorbit Bintang Matahari Alien

Laporan Penelitian - PH3 c exoplanet bermassa rendah mengorbit bintang seperti Matahari. Astronom profesional dan relawan program sains Planet Hunters menemukan planet alien mengorbit bintang PH3.

PH3 juga dikenal Kepler-289, KOI-1353 atau KIC 7.303.287 adalah bintang muda duduk 2.300 tahun cahaya dari Matahari. Dua planet sebelumnya, Kepler-289b (PH3 b) dan Kepler-289c (PH3 d) telah divalidasi.

Kepler-289c adalah raksasa gas versi Saturnus, sementara massa Kepler-289b kurang diketahui, bisa sebagian besar berbatu, berair atau mengandung gas. Planet-planet memiliki periode orbit masing-masing 126 dan 35 hari.

Sekarang Planet Hunters menemukan dunia alien ketiga dijuluki PH3 c diantara 2 planet tersebut dengan jangka waktu 66 hari. PH3 c sekitar 2,7 kali radius Bumi dan 4 kali lebih besar.

"PH3 c memiliki waktu orbit sangat tidak konsisten karena pengaruh gravitasi planet-planet lain dalam sistem. Periode orbit berubah 10,5 jam hanya dalam 10 orbit," kata Joseph Schmitt, astronom di Yale University.

"Jika Bumi mengalami perubahan besar seperti itu, maka jika tahun 2014 adalah 365 hari tapi tahun 2024 menjadi 367,4 hari, hampir dua setengah hari lebih lama dari 2014," kata Schimitt.
Planet Hunters VII. Discovery of a New Low-Mass, Low-Density Planet (PH3 c) Orbiting Kepler-289 with Mass Measurements of Two Additional Planets (PH3 b and d)

Joseph R. Schmitt, Eric Agol, Katherine M. Deck, Leslie A. Rogers, J. Zachary Gazak, Debra A. Fischer, Ji Wang, Matthew J. Holman, Kian J. Jek, Charles Margossian, Mark R. Omohundro, Troy Winarski, John M. Brewer, Matthew J. Giguere, Chris Lintott, Stuart Lynn, Michael Parrish, Kevin Schawinski, Megan E. Schwamb, Robert Simpson, Arfon M. Smith

arXiv (Submitted on 29 Oct 2014), arXiv:1410.8114

Comments

Popular

Ancient Steroids Establish the Ediacaran Fossil Dickinsonia as One of the Earliest Animals

Mathematician Michael Atiyah Claims a Simple Proof for Riemann Hypothesis

Habitual Tool Use Innovated by Free-living New Zealand Kea

Chinese scientists call for cooperation against asteroid threat

Ayam Jantan Pangkat Tertinggi Hak Berkokok Pertama