Skip to main content

Cahaya Hantu Cluster Galaksi Pandora aka Abell 2744

LaporanPeneliitan.com - Hubble melihat cahaya hantu dari galaksi mati. Samar-samar cahaya bintang dikeluarkan dari gravitasi galaksi kuno beberapa miliar tahun lalu.

Kekacauan terjadi 4 miliar tahun cahaya dari Bumi dalam koleksi besar hampir 500 Cluster Galaksi Pandora aka Abell 2744. Bintang tersebar dan tak lagi terikat ke salah satu galaksi. Mereka melayang bebas di antara galaksi dalam cluster.

Abell 2744 bermasa 4 triliun kali Matahari. Kluster sangat besar dimana gravitasi mengalihkan setiap cahaya, memperbesar dan mendistorsi cahaya sebagai fenomena disebut gravitational lensing.

Astronom menggunakan NASA's Hubble Space Telescope mengamati cahaya dari bintang-bintang yatim. Sebuah kumpulam bukti forensik 6 galaksi tercabik-cabik dalam cluster meregang 6 miliar tahun.

Galaksi ditakdirkan terpisah seperti gula-gula yang jatuh ke pusat gugusan galaksi dalam gaya pasang surut kuat gravitasi. Para astronom telah lama berhipotesis cahaya bintang-bintang harus terdeteksi setelah galaksi tercerai berai.

"Data Hubble mengungkap cahaya hantu merupakan langkah penting memahami evolusi kluster galaksi," kata Ignacio Trujillo, astronom Instituto de Astrofísica de Canarias (IAC) di Santa Cruz de Tenerife, Spanyol.

Gabungan emisi cahaya 200 miliar bintang menyumbang 10 persen kecerahan cluster. Karena bintang-bintang sangat samar maka observasi hanya bisa dicapai dengan sensitivitas panjang gelombang inframerah Hubble.

Bintang-bintang samar kaya unsur lebih berat seperti oksigen, karbon dan nitrogen bahwa bintang-bintang yang tersebar harus bintang generasi ketiga atau kedua yang diperkaya unsur-unsur bintang generasi pertama alam semesta.
Intra-Cluster Light at the Frontier: Abell 2744

Mireia Montes, Ignacio Trujillo

arXiv (last revised 26 Aug 2014), arXiv:1405.2070, Gambar: NASA, ESA, M. Montes (IAC), J. Lotz, M. Mountain, A. Koekemoer, the HFF Team (STScI) and Z. Levay (STScI).

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …