Skip to main content

Matematikawan Selesaikan 30 Tahun Debat Resonansi

www.LaporanPenelitian.com - Matematikawan menyelesaikan 30 tahun perdebatan resonansi ketika pada awal 1980-an dua tim menentukan lokasi frekuensi di mana atom dan molekul berosilasi.

Rittby et al. (1981) dan Korsch et al. (1982) masing-masing menggunakan metode berbeda datang dengan lokasi berbeda. Penyelesaian sengketa sangat sulit karena fakta bahwa metode prediksi hanya memberi perkiraan.

Bahkan pada saat itu tidak ada cara untuk menemukan resonansi dengan kepastian mutlak. Kontroversi tidak pernah tenang selama 30 tahun terakhir. Berbagai eksperimen dan replikasi dilakukan para fisikawan.

Sekarang matematikawan menyajikan metode pertama kalinya menemukan resonansi dengan kepastian mutlak dan akurasi tinggi. Metode juga bisa menunjukkan aproksimasi kedua kelompok di era 80-an secara akurat.

Metode aritmatika interval daripada angka memungkinkan setiap langkah komputasi dengan kepastian mutlak. Menariknya, aritmatika ini telah digunakan di berbagai bidang termasuk navigasi robot, probe antar planet dan akselerator partikel.

"Resonansi ada mana-mana dalam fisika, misalnya, mekanika, akustik dan sirkuit listrik. Dalam fisika atom, resonansi terkait status metastabil dari sebuah sistem," kata Marco Marletta, matematikawan Cardiff University di Inggris.
Guaranteed resonance enclosures and exclosures for atoms and molecules

Sabine Bögli1 et al.
  1. Mathematisches Institut, Universität Bern, Alpeneggstrasse 22, 3012 Bern, Switzerland
Proceedings of The Royal Society A, 1 October 2014, DOI:10.1098/rspa.2014.0488

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.