Skip to main content

Virus 700 tahun Dibangkitkan Dari Kotoran Beku Karibu

LaporanPeneltian.com - Virus 700 tahun dibangkitkan dari kotoran beku Karibu (Rangifer tarandus). Para peneliti membawa virus raksasa kuno dalam kotoran rusa Amerika Utara kembali ke kehidupan.

Pencairan es Arktik akibat perubahan iklim diprediksi melepaskan banyak partikel virus kuno ke atmosfir menjadi wabah masa depan. Seperti Ebola yang menjadi bagian dalam sejarah manusia, virus tidak hilang, mereka hanya bersembunyi.

Sebuah tim membangkitkan materi genetik virus dalam endapan permafrost kotoran Karibu (Rangifer tarandus) yang selama lebih dari 5 ribu tahun migrasi merumput semak di atas Selwyn Mountains Kanada.

Hewan-hewan berkumpul di patch es subarctic selama musim panas untuk menghindari panas atau gigitan serangga dan meletakkan kotoran di tanah. Para ilmuwan mengebor core es berisi akumulasi feses kemudian memulihkan genom lengkap DNA dan parsial RNA.

Sekunsing genetik mengidentifikasi genom RNA anggota genus Cripavirus yang menginfeksi serangga, tapi genom DNA lebih misterius. Tidak seperti sekuen virus masa kini, tapi lebih jauh dari geminivirus yang menginfeksi tanaman.

Ketika diperkenalkan kepada Nicotiana benthamiana berhasil menginfeksi daun baru. Virus mungkin berasal pada tanaman yang dimakan karibu atau dibawa serangga terbang yang tertarik pada kotoran.
Preservation of viral genomes in 700-y-old caribou feces from a subarctic ice patch

Terry Fei Fan Ng1,2 et al.
  1. Blood Systems Research Institute, San Francisco, CA 94118
  2. Department of Laboratory Medicine, University of California, San Francisco, CA 94118
Proceedings of the National Academy of Sciences, 27 October 2014, DOI:10.1073/pnas.1410429111
Gambar: Brian Moorman/Li-Fang Chen

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.