Skip to main content

Analiser Senyawa Kimia Untuk Nafas Lumba-Lumba

www.LaporanPenelitian.com - Napas lumba-lumba mengatakan banyak cerita tentang kesehatan, bau belerang menunjukkan masalah pencernaan, aroma manis berarti pneumonia. Sebuah analiser nafas untuk lumba-lumba.

Dokter hewan sering mengandalkan hidung mereka sendiri untuk mendeteksi perbedaan-perbedaan, tetapi mereka segera mendapatkan bantuan dari teknologi baru yang mengukur parameter kesehatan jauh lebih mudah.

Para peneliti mengembangkan teknik untuk mendeteksi ratusan senyawa kimia dalam embusan napas hewan yang memungkinkan perangkat semacan analiser nafas untuk lumba-lumba dan hewan lainnya.

Sampai hari ini para ilmuwan kesulitan bekerja dengan cetacean yang meliputi lumba-lumba hingga paus. Metode baru menafsirkan senyawa yang dihembuskan lubang nafas termasuk DNA, mikroba, metabolit dan hormon.

Cristina Davis, kimiawan University of California Davis, dan rekan mengidentifikasi sekitar 500 senyawa berbeda dalam sampel kimia "perpustakaan pertama" dari nafas lumba-lumba.
Metabolite Content Profiling of Bottlenose Dolphin Exhaled Breath

Alexander A. Aksenov1 et al.
  1. Mechanical and Aerospace Engineering, University of California, Davis, California 95616, United States
Analytical Chemistry, 25 September 2014, DOI:10.1021/ac5024217

Chemical Analysis of Whale Breath Volatiles: A Case Study for Non-Invasive Field Health Diagnostics of Marine Mammals

Raquel Cumeras1 et al.
  1. Department of Mechanical and Aerospace Engineering, University of California, Davis, One Shields Avenue 95616, CA, USA
Metabolites, 12 September 2014, DOI:10.3390/metabo4030790
Gambar: Alexander A. Aksenov et al., DOI:10.1021/ac5024217

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.