Skip to main content

Pupuk Kotoran Ternak Meningkatkan Resistensi Antibiotik

LaporanPenelitian.com - Sebuah gagasan bahwa hampir semua jenis aktivitas perlu dipertimbangkan ketika mempelajari ekosistem alam dan masalah klinis sebelum membuat slogan bahwa nitrogen itu mengerikan dan pertanian organik itu indah.

Pupuk kotoran meningkatkan resistensi antibiotik. Mengobati hewan ternak dengan antibiotik dan kemudian meletakkan kotoran mereka di tanah membuat bakteri di tanah tumbuh resisten obat.

Hubungan kompleks antibiotik di bidang pertanian dan patogen manusia. Tapi mekanisme di tempat kerja belum jelas dan laporan baru menunjukkan pupuk itu sendiri berkontribusi resistensi, bahkan dari sapi bebas antibiotik.

Banyak bakteri di lingkungan alami membawa gen resisten antibiotik, mungkin sebagai pertahanan terhadap antibiotik yang dihasilkan oleh beberapa jamur tanah dan bakteri, sedangkan obat menggunakan antibiotik versi laboratorium.
Bloom of resident antibiotic-resistant bacteria in soil following manure fertilization

Nikolina Udikovic-Kolic1,2,3 et al.
  1. Department of Molecular, Cellular, and Developmental Biology, Yale University, New Haven, CT 06511
  2. Division for Marine and Environmental Research, Rudjer Boskovic Institute, Zagreb 10000, Croatia
  3. Biosafety Research, State Laboratory Basel, 4012 Basel, Switzerland
Proceedings of the National Academy of Sciences, 6 October 2014, DOI:10.1073/pnas.1409836111

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.