Skip to main content

Tachiraptor admirabilis Dinosaurus Karnivora Venezuela

Laporan Penelitian - Tachiraptor admirabilis, dinosaurus karnivora baru terselip di Venezuela. Tim paleontolog mendeskripsi sebuah genus dinosaurus dan spesies baru yang hidup di tempat yang sekarang Venezuela.

Monster mini berlarian selama awal periode Jurassic sekitar 201 juta tahun lalu, Tachiraptor admirabilis adalah theropoda bipedal kecil dengan panjang tubuh sekitar sedikit lebih dari 1,5 meter.

Pada saat itu retakan lembah vulkanik aktif di Gondwana, sisa-sisa superbenua Pangaea, itu sendiri membelah terpisah duduk di dekat khatulistiwa Bumi. Periode ini kurang dari 1 juta tahun setelah kepunahan massal yang menandai akhir periode Triassic dan awal Jurassic.

Dino pemakan daging mengisi celah catatan fosil dan mengungkap wawasan baru ke dalam evolusi dinosaurus yang di bangun dari kepunahan massal. Makhluk yang kemudian berkembang seperti Allosaurus dan Tyrannosaurus rex.

Tachiraptor adik sepupu Averostra, clade besar dinosaurus theropoda yang dikenal dari Jurassic Tengah. Paleontolog menemukan hanya 2 tulang di Formasi La Quinta sekitar 4 km sebelah barat laut kota La Grita di Táchira, Venezuela.

"Nama genus tachiraptor berasal dari Táchira dan raptor, mengacu pada kebiasaan predator. Nama spesifik admirabilis kehormatan Simon Bolivar, 'Kampanye Mengagumkan' di mana kota La Grita memainkan peran strategis," kata Max Langer, paleontolog Universidade de São Paulo, dan rekan.

Nenek moyang terakhir theropoda dan ornithischians, makhluk yang belum ditemukan, mungkin tampak sangat mirip Tachiraptor dan Laquintasaura. Hanya jutaan tahun belakangan banyak spesies dalam kelompok ini berkembang ukuran besar dan fitur berbeda.
New dinosaur (Theropoda, stem-Averostra) from the earliest Jurassic of the La Quinta formation, Venezuelan Andes

Max C. Langer1 et al.
  1. Laboratório de Paleontologia de Ribeirão Preto, FFCLRP, Universidade de São Paulo, Avenida Bandeirantes 3900, 14040-901, Ribeirão Preto-SP, Brazil
Royal Society Open Science, 8 October 2014, DOI:10.1098/rsos.140184
Gambar: Maurílio Oliveira/PaleoArt

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.