Skip to main content

Paus Pembunuh Orcinus orca Belajar Vokal Seperti Lumba-Lumba

www.LaporanPeneliitan.com - Paus pembunuh belajar berkomunikasi seperti lumba-lumba. Paus Pembunuh (Orcinus orca) belajar vokal yang disosialisasikan Lumba-lumba Botol (Tursiops truncatus).

Suara kebanyakan hewan yang digunakan untuk berkomunikasi adalah bawaan. Tapi beberapa spesies termasuk manusia bisa meniru suara baru dan menggunakannya dalam konteks sosial yang tepat.

Kemampuan ini dikenal sebagai pembelajaran vokal atau salah satu dari dasar-dasar bahasa. Belajar vokal telah diamati pada kelelawar, burung dan Cetacea. Tapi mempelajari sifat dalam hewan besar laut lebih dari sebuah tantangan.

Paus pembunuh (Orcinus orca) terlibat dalam belajar vokal silang spesies. Bila disosialisasikan dengan Lumba-lumba Botol (Tursiops truncatus), orca menggeser jenis suara yang mereka buat lebih mendekati mitra sosial bahwa imitasi vokal memfasilitasi interaksi sosial Cetacea.

Repertoar vokal kompleks terdiri dari klik, peluit dan panggilan berdenyut berulang singkat diselingi diam. Fitur akustik vokalisasi seperti pola durasi, pitch dan pulsa yang berbeda-beda di kelompok sosial yang dikenal sebagai dialek.

"Ada ide waktu yang lama bahwa paus pembunuh belajar dialek, tetapi belum cukup untuk mengatakan mereka semua memiliki dialek yang berbeda," kata Ann Bowles dari Hubbs-SeaWorld Research Institute di San Diego.

"Perlu ada beberapa bukti eksperimental sehingga Anda bisa mengatakan seberapa baik mereka belajar dan konteks apa mempromosikan belajar," kata Bowles.



Differences in acoustic features of vocalizations produced by killer whales cross-socialized with bottlenose dolphins

Whitney B. Musser1 et al.
  1. Department of Environmental and Ocean Sciences, University of San Diego, 5998 Alcalá Park, San Diego, California 92110
The Journal of the Acoustical Society of America, DOI:10.1121/1.4893906
Gambar: NOAA via Wikimedia Commons, video: Wikimedia Commons

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.