Skip to main content

Migrasi Manusia Modern Ke Austria 43.500 Tahun Lalu

LaporanPenelitian.com - Manusia modern (Homo sapiens) bermigrasi ke Austria sekitar 43,500 tahun lalu. Penggalian di situs Venus Willendorf Austria mengidentifikasi alat batu dan dating khronostratigrafi muncul 43.500 tahun atau pra-artefak Aurignacian yang dikenal.

Jenis tanah dan kumpulan moluska merujuk kondisi iklim dingin dengan lingkungan padang rumput dan beberapa pohon konifer di sepanjang lembah-lembah sungai. Pemukim awal mungkin berasal dari lingkungan lebih hangat di Eropa selatan.

Dating artefak tertua yang pernah terdokumentasi dalam perilaku H. sapiens di Eropa dan kontemporanitas Homo neanderthalensis di bagian lain menunjukkan manusia modern dan Neanderthal berbagi wilayah lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

H. sapiens tersebar ke Eropa dan menggusur H. neanderthalensis setidaknya 40 ribu tahun lalu, tetapi berpotensi jauh lebih awal. Dating Aurignacian untuk 43.500 tahun cukup lebih awal dibanding tempat lain dan tetap tumpang tindih langsung dating Neanderthal.
Early modern human settlement of Europe north of the Alps occurred 43,500 years ago in a cold steppe-type environment

Philip R. Nigst1 et al.
  1. Departments of aHuman Evolution and Division of Archaeology, Department of Archaeology and Anthropology, University of Cambridge, Cambridge CB2 3DZ, United Kingdom
Proceedings of the National Academy of Sciences, September 22, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1412201111

Gambar: The Willendorf Project, Philip R. Nigst and Bence Viola

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.