Skip to main content

Tes Darah Diagnosa Depresi Orang Dewasa

www.LaporanPenelitian.com - Tes darah pertama untuk mendiagnosa depresi pada orang dewasa. Tim di Northwestern Medicine® membuat terobosan pendekatan pertama menyediakan diagnosis ilmiah depresi.

Sebuah tes mengidentifikasi depresi dengan mengukur kadar 9 marker RNA dalam darah. Molekul RNA adalah utusan yang menafsirkan kode genetik DNA dan melaksanakan instruksi. Tes juga efektif untuk evaluasi setelah terapi kognitif.

"Ini jelas Anda memiliki uji laboratorium berbasis darah untuk depresi dengan cara yang sama ketika diagnosa tekanan darah tinggi atau kolesterol," kata Eva Redei, psikiater Northwestern University Feinberg School of Medicine.

"Tes ini adalah diagnosis kesehatan mental abad ke-21 dan menawarkan pendekatan farmasi secara pribadi pertama untuk orang yang menderita depresi," kata Redei.

Metode diagnosa depresi hari ini subjektif dan berdasarkan gejala non-spesifik seperti suasana buruk, kelelahan dan perubahan selera makan. Diagnosis subjektif juga bergantung kemampuan pasien melaporkan gejala dan kemampuan dokter menafsirkan.

"Kita tahu terapi obat dan psikoterapi efektif tapi tidak untuk semua orang. Kita tahu terapi gabungan lebih efektif tapi tes darah memungkinkan kita terapi target individu lebih baik," kata David Mohr, direktur Center for Behavioral Intervention Technologies di Feinberg.

Gangguan depresi mayor mempengaruhi 6,7 persen populasi dewasa di Amerika Serikat dalam setahun. Ada penundaan 2-40 bulan dalam diagnosis dan semakin lama penundaan maka semakin sulit depresi diobati.

Diperkirakan 12,5 persen pasien dalam perawatan primer memiliki depresi berat tetapi hanya sekitar setengah kasus yang didiagnosis. Tes berbasis biologis memiliki potensi pasar besar diagnosis lebih akurat dan tepat waktu.




Blood transcriptomic biomarkers in adult primary care patients with major depressive disorder undergoing cognitive behavioral therapy

E E Redei1,2 et al.
  1. The Asher Center, Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago, IL, USA
  2. Department of Psychiatry and Behavioral Sciences, Feinberg School of Medicine, Northwestern University, Chicago, IL, USA
Translational Psychiatry, 16 September 2014

Akses : DOI:10.1038/tp.2014.66

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.