Skip to main content

Gen Bahasa Manusia FOXP2 Membuat Tikus Cerdas

Penelitian - Gen bahasa manusia membuat tikus lebih cerdas. Tikus yang diberi gen FOXP2 meluruhkan cahaya bagaimana pidato berevolusi pada manusia awal, kemampuan belajar melakukan tugas secara otomatis atau tidak sadar.

Gen FOXP2 membantu manusia bicara seperti bayi dengan kontrol sadar atas bibir dan lidah. Gen terbaik diduga memainkan peran evolusi otak manusia. FOXP2 mengkode protein yang mengatur aktivitas gen lain dan aktif dalam otak selama embrio.

Genom manusia dan simpanse sejak berpisah ada 2 sejarah mutasi kunci yang memberi mansia kemampuan vokal unggul. Pertanyaan besar dan belum pernah dicoba adalah apa yang terjadi jika gen versi manusia ini dimasukkan ke dalam simpanse.

Para ilmuwan sudah memasukkan ke dalam tikus. Tapi sampai sekarang tidak jelas efek terhadap perilaku ataukah kecerdasan. Sekarang Ann Graybiel, neurosaintis Massachusetts Institute of Technology, dan rekan menguji tikus dalam labirin.

"Tidak ada yang tahu bagaimana otak membuat transisi dari berpikir tentang sesuatu yang sadar untuk melakukannya secara tidak sadar," kata Graybiel.

Labirin menguji 2 proses pembelajaran sadar dan dan tidak sadar. Tikus harus selalu mengubah arah yang melibatkan pembelajaran otomatis. Di lain isyarat visual menunjukkan tempat persembunyian, pada manusia memerlukan proses pikiran sadar.

Tikus dengan versi manusia FOXP2 belajar menemukan makanan 8 hari dibandingkan 12 hari tikus normal dan menggunakan kedua proses pembelajaran sadar dan otomatis. Set-up persis apa yang terjadi ketika manusia belajar rute baru.
Humanized Foxp2 accelerates learning by enhancing transitions from declarative to procedural performance

Christiane Schreiweis1,2 et al.
  1. McGovern Institute for Brain Research and Department of Brain and Cognitive Sciences, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA 02139
  2. Department of Evolutionary Genetics, Max Planck Institute for Evolutionary Anthropology, 04103 Leipzig, Germany
Proceedings of the National Academy of Sciences, September 15, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1414542111

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.