Skip to main content

Evolusi Cepat Gibbon Pipi Putih Nomascus leucogenys

Laporan Penelitian - Kemusnahan DNA membiarkan owa jadi spesies baru. Gibbon Sumatera dan Asia Tenggara memiliki kepingan aneh DNA seperti dipukul palu. Genom secara besar-besaran reshuffle dan spesies baru siamang terbentuk.

Reshuffle genom adalah monster harapan karena mengerikan tetapi membawa harapan munculnya sebuah spesies baru. Namun kita tidak tahu pasti bahwa menyeret kromosom berhubungan langsung dengan evolusi berbagai spesies owa.

Gibbons adalah kera pertama melepaskan diri dari garis menjadi manusia. Tubuh kecil, lengan panjang dan tanpa ekor. Ada 16 spesies dalam 4 genera. Tapi setiap spesies membawa jumlah kromosom berbeda, beberapa memiliki 38 pairs dan lainnya 52 pairs.

"Plastisitas genom selalu menjadi misteri," kata Wesley Warren, genomikawan Washington University di St Louis.

Seolah-olah genom meledak dan potongan kembali bersama dalam urutan salah. Warren dan tim melaporkan draft pertama genom siamang dari Gibbon Pipi Putih (Nomascus leucogenys). Salah satu huruf yang bertanggung jawab untuk reshuffle adalah LAVA.

LAVA adalah bagian DNA disebut retrotransposon yang memasukkan diri ke dalam kode genetik. Di dalam owa, LAVA cenderung tergelincir ke dalam gen yang membantu mengontrol kromosom selama pembelahan sel dan genom tidak stabil.

"Masih misteri bagaimana genom mampu lolos dari satu generasi ke generasi dan tidak menimbulkan masalah besar untuk kelangsungan hidup spesies," kata Warren.

Bisa jadi sifat ini jauh lebih tangguh. Genom bertahan banyak perubahan dan tetap berfungsi. Reshuffle penting di sepanjang sejarah evolusi yang menantang hipotesis standar bahwa mutasi pada satu gen sudah cukup untuk melahirkan spesies baru.
Gibbon genome and the fast karyotype evolution of small apes

Lucia Carbone1,2,3,4 et al.
  1. Oregon Health & Science University, Department of Behavioral Neuroscience, 3181 SW Sam Jackson Park Road Portland, Oregon 97239, USA.
  2. Oregon National Primate Research Center, Division of Neuroscience, 505 NW 185th Avenue, Beaverton, Oregon 97006, USA.
  3. Oregon Health & Science University, Department of Molecular & Medical Genetics, 3181 SW Sam Jackson Park Road, Portland, Oregon 97239, USA.
  4. Oregon Health & Science University, Bioinformatics and Computational Biology Division, Department of Medical Informatics & Clinical Epidemiology, 3181 SW Sam Jackson Park Road, Portland, Oregon 97239, USA.
Nature, 10 September 2014

Akses : DOI:10.1038/nature13679

Gambar: Wikimedia Commons via EOL

Comments

  1. It's amazing designed for me to have a web page, which is valuable designed for
    my experience. thanks admin

    ReplyDelete

Post a Comment

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.