Skip to main content

Penusuk Logam Dating 7000 Tahun di Situs Tel Tsaf Israel

Laporan Penelitian - Sebuah paku tembaga dating 7000 tahun di situs Tel Tsaf, Israel, adalah artefak logam tertua di Timur Tengah bahwa teknologi cor logam mulai diperkenalkan lebih awal dari perkiraan sebelumnya.

Pertama didokumentasi tahun 1950, Tel Tsaf adalah desa Chalcolithic Tengah (5200-4700 SM) di dekat Bet-Sean Lembah Yordan tengah Israel. Empat kompleks arsitektur bata lumpur dengan halaman, kamar dan fasilitas memasak.

Sebuah silo dengan kapasitas penyimpanan 15-30 ton biji-bijian indikasi akumulasi surplus di Timur Tengah kuno. Kumpulan tembikar bercat, lebih dari 2.500 manik-manik telur burung unta dan 100 manik-manik batu.

Barang obsidian berasal dari Anatolia atau Armenia, 4 pecahan tembikar Ubaid yang diimpor dari Suriah utara atau Mesopotamia dan kerang dari Sungai Nil di Mesir. Tapi paling penting adalah paku logam dating 5000 SM.

"Obyek pin logam memanjang terbuat dari tembaga cor dengan penampang bulat," kata Yosef Garfinkel, arkeolog Hebrew University of Jerusalem’s Institute of Archaeology.

"Warna luar hijau karena oksidasi dan korosi, sedangkan core kemerahan. Tip menipis tanda-tanda gerakan rotasi dan tetap dari gagang kayu di ujung," kata Garfinkel.

"Penusuk ini benar-benar berkarat. Kita tidak bisa mengamati struktur mikro awal, tidak ada sisa-sisa proses produksi asli terlihat, maupun jumlah relatif asli berbagai elemen diawetkan," kata Garfinkel.

Penusuk adalah 41 mm panjang dengan diameter ujung 1 mm dan diameter maksimum 5 mm. Komposisi kimia dari logam berkarat dianalisis menggunakan energi dispersif X-ray fluorescence analyzer portabel.

"Korosi tembaga dengan 6% timah (Sn), 0,8% arsen (As), jejak rendah timbal (Pb) dan besi (Fe). Rasio antar unsur bukan logam asli, mungkin telah berubah selama proses korosi," kata Garfinkel.

"Sampai hari ini komposisi kimia belum ditemukan di Akhir Chalcolithic atau awal Zaman Perunggu di Levant selatan, demikian pula komposisi logam obyek ini sesuai komposisi tembaga asli setempat," kata Garfinkel.

"Bahkan, barang dengan kimia serupa yang didokumentasikan di Levant selatan sampai sekarang hanya dari Zaman Perunggu Tengah, milenium ke-2 SM dan periode selanjutnya," kata Garfinkel.

"Tel Tsaf tidak hanya mendahului semua logam yang dikenal di Levant selatan beberapa abad, tapi juga mendahului semua item timah perunggu yang dikenal di daerah ini sekitar 3.000 tahun," kata Garfinkel.

"Sementara hubungan komersial jarak jauh sudah diketahui dari periode lebih awal, impor teknologi baru dikombinasi pengolahan bahan baku baru dari lokasi jauh ke Tel Tsaf memberikan bukti tambahan pentingnya situs ini," kata Garfinkel.
The Beginning of Metallurgy in the Southern Levant: A Late 6th Millennium CalBC Copper Awl from Tel Tsaf, Israel

Yosef Garfinkel1 et al.
  1. Institute of Archaeology, The Hebrew University of Jerusalem, Mt. Scopus, Jerusalem, Israel
PLoS ONE, March 26, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0092591

Gambar: Yosef Garfinkel et al., DOI:10.1371/journal.pone.0092591

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.