Skip to main content

Laser Lacak Bahan Kimia Peledak Sejauh 1 Kilometer

www.LaporanPenelitian.com - Laser probe bahan peledak dari jauh, sebuah tim mengembangkan cara baru untuk mengidentifikasi bubuk berbahaya lebih dari 4 kali lapangan sepak bola hanya dengan menyorot sinar laser di atasnya.

Aplikasi baru suatu hari membangun alat ampuh bagi militer untuk mendeteksi bahan peledak dari kejauhan atau polisi anti teror mencium aroma teroris dan bahkan bagi para astronom untuk menyelidiki kehidupan alien.

Pendekatan baru yang belum pernah terlihat sebelumnya. Teknologi memanfaatkan fenomena mapan hamburan Raman. Ketika cahaya bersinar pada senyawa, molekul kompleks menghamburkan sebagian kecil foton dan mengubah tingkat energi.

Pergeseran energi mengubah frekuensi cahaya yang berbeda untuk setiap senyawa. Dengan spektrometer frekuensi cahaya, para ilmuwan dapat mengamati pergeseran ini dan mengidentifikasi materi kimia yang bersangkutan.

Masalahnya hamburan Raman hanya menghasilkan sinyal sangat lemah pada sekitar 1 dari setiap 10 triliun foton yang memasuki kompleks tersebar. Jadi untuk membuat Raman spektroskopi bekerja pada target jauh perlu laser sangat kuat agar sinyal terdeteksi kembali.

"Semua cara konvensional mencoba melakukan penginderaan kimia terpencil pada dasarnya gagal pada jarak di luar 50 meter atau lebih," kata Vladislav Yakovlev, fisikawan Texas A&M University di College Station.

Untuk meningkatkan sinyal, Yakovlev dan mengubah perangkap laser. Ketika partikel bergerak menyebarkan foton. Di ambang kritis intensitas cahaya yang masuk, sinyal eksponensial diperkuat dan sinar laser mencetak dengan tanda tangan kimia dari segala arah.

Tim Yakovlev didanai oleh US Air Force dan dilakukan di fasilitas San Antonio, Texas. Tapi mereka menolak membahas apakah Angkatan Udara AS memiliki rencana mengembangkan temuan. Yakovlev mengatakan temuannya juga memiliki implikasi praktis non-militer.




Single-shot stand-off chemical identification of powders using random Raman lasing

Brett H. Hokr1 et al.
  1. Texas A&M University, College Station, TX 77843
Proceedings of the National Academy of Sciences, August 11, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1412535111

Gambar dan video: Brett Hokr

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.