Skip to main content

Hiu Mendesain Mata Menangkap Foton Twilight Zone

www.LaporanPenelitian.com - Jauh di twilight zone laut, hiu mengevolusi fitur mata untuk memaksimalkan jumlah cahaya. Nuansa di kedalaman laut 200-1.000 meter cahaya sangat tipis. Tapi predator mengembangkan banyak strategi coping.

Struktur mata unik membantu hiu mesopelagic menangkap foton bioluminescence di zona senja. Pemetaan rinci struktur mata memiliki kepadatan batang lebih tinggi, hanya panjang gelombang lebih pendek di ujung spektrum biru mencapai jauh di bawah.

"Hewan-hewan menakjubkan tidak dipahami dengan baik, mata mereka memberi wawasan bagaimana hiu mencari nafkah," kata Julian Partridge, biolog University of Western Australia.

Bentuk, struktur dan pola sel retina mata 4 spesies hiu lentera Etmopterus lucifer, Etmopterus splendidus, Etmopterus spinax, Trigonognathus kabeyai dan 1 spesies kitefin yaitu Squaliolus aliae dirancang untuk menangkap cahaya sebanyak mungkin.

Bioluminescence muncul hanya sebagai flash singkat. Kemampuan dekteksi rincian dalam gerakan cepat memberitahu hiu apakah calon pasangan, mangsa atau pemangsa. Kepadatan dan distribusi sel-sel ganglion mengirimkan informasi dari fotoreseptor ke otak dengan resolusi baik.

Selain itu struktur tembus di atas mata digunakan hiu untuk penyeimbang emisi cahaya mereka sendiri dalam kamuflase terhadap cahaya yang datang dari atas. Tekanan selektif membuat banyak hewan menyamarkan siluet dengan menempatkan warna terang di perut.

"Jika Anda hewan laut di mana masih ada beberapa cahaya, Anda dapat melihat ke atas dalam corak siluet yang kemudian mungkin menjadi makan siang," kata Partridge.
Photon Hunting in the Twilight Zone: Visual Features of Mesopelagic Bioluminescent Sharks

Julien M. Claes1 et al.
  1. Laboratoire de Biologie Marine, Earth and Life Institute, Université catholique de Louvain, Louvain-la-Neuve, Belgium
PLoS ONE, August 6, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0104213

Gambar atas: J. Mallefet/FNRS/UCL
Gambar bawah: J.M. Claes et al., DOI:10.1371/journal.pone.0104213

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.