Skip to main content

Ibu Mentransmisikan Kenangan Traumatis ke Anak-Anaknya

Laporan Penelitian - Ketakutan bukan hanya alami. Ibu mengajarkan bayi ketakutan mereka sendiri melalui bau. Bayi belajar apa yang harus ditakut pada hari-hari pertama kehidupan hanya dengan mencium bau stres ibu mereka.

Ibu tikus mentransmisikan trauma kepada bayinya di hari-hari pertama kehidupan melalui alarm bau yang mereka lepaskan selama kesusahan. Sebuah tim melaporkan area spesifik di otak di mana transmisi ketakutan berakar pada hari-hari awal kehidupan.

Laporan baru membantu menjelaskan fenomena yang membingungkan para ahli kesehatan mental selama beberapa dekade bagaimana pengalaman traumatis, kecemasan dan fobia ibu menular ke anak-anaknya, bahkan ketika hal itu terjdi sebelum lahir.

"Selama hari-hari awal kehidupan bayi tikus kebal informasi tentang bahaya lingkungan. Tapi jika ibu adalah sumber informasi ancaman, kami telah menunjukkan produk memori abadi," kata Jacek Debiec, neurosaintis University of Michigan.

"Laporan kami menunjukkan bayi belajar dari ekspresi ketakutan ibu. Kenangan dari ibu ditransmisikan, bahkan sebelum mendapat pengalaman sendiri, mereka pada dasarnya memperoleh pengalaman dari ibu mereka," kata Debiec.

Debiec dan rekan mengekspos tikus perempuan dengan bau peppermint dan kejutan listrik sebelum hamil. Kelak paparan bau peppermint sudah cukup membuat bayi-bayi mereka ketakutan tanpa kejutan listrik dan tanpa ibu mereka saat itu.

Dan ketika Debiec memberi zat yang memblokir aktivitas di amigdala, mereka gagal belajar takut bau peppermint dari ibu mereka. Mungkin ada cara untuk campur tangan dalam mencegah anak-anak belajar respon ketakutan irasional atau berbahaya dari ibu mereka atau mengurangi dampaknya.
Intergenerational transmission of emotional trauma through amygdala-dependent mother-to-infant transfer of specific fear

Jacek Debiec1,2,3 and Regina Marie Sullivan1,2
  1. Emotional Brain Institute, Department of Child and Adolescent Psychiatry, New York University School of Medicine, New York, NY 10016
  2. The Nathan Kline Institute, Orangeburg, NY 10962; and
  3. Molecular and Behavioral Neuroscience Institute and Department of Psychiatry, University of Michigan, Ann Arbor, MI 48109
Proceedings of the National Academy of Sciences, July 28, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1316740111

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.