Skip to main content

Kerangka Hobbit Homo floresiensis Fitur Sindrom Down

Penelitian - Kerangka Hobbit yang ditemukan di Pulau Flores hanyalah manusia modern dengan sindrom Down, bukan spesies baru manusia awal. Sebuah tim mengatakan Homo floresiensis adalah patofisiologi kerangka.

Klaim baru menambah amunisi api perdebatan yang berkecamuk sejak fragmen yang tidak biasa digali lebih dari satu dekade lalu atas kerangka 'LB1' sebagai wanita dewasa setinggi 1 meter dengan tengkorak kecil, fitur asimetris dan kaki datar besar.

Sementara LB1 disebut Homo floresiensis memiliki fitur unik dengan sejumlah kesamaan spesies Homo habilis dan Australopithecus afarensis, Maciej Henneberg, klinisi University of Adelaide, dan rekan mengatakan fitur khas sindrom Down.

"Hipotesis kami konsisten melihat LB1 sebagai populasi abnormal Homo sapiens Australomelanesian terakhir, fitur-fiturnya mencerminkan beberapa penyebab yang kompatibel," kata Henneberg et al.

Jika sindrom Down diperhitungkan, kerangka sangat mirip spesies manusia modern lainnya di wilayah itu. Ilmuwan sebelumnya berspekulasi fitur kerangka hasil hipotiroidisme yaitu kekurangan yodium yang menyebabkan kretinisme.

"Sekitar sepertiga, jika tidak 40 persen pasien sindrom Down hipotiroid dan Down klasik terkait lingkar kepala kecil sehingga semua diklik bersama-sama di kepala," kata Henneberg.

"Ada laporan sekitar 2 tahun lalu tentang pengamatan pada asimetri wajah pasien sindrom Down dan mereka persis pola asimetri pada tengkorak LB1," kata Henneberg.

Evolved developmental homeostasis disturbed in LB1 from Flores, Indonesia, denotes Down syndrome and not diagnostic traits of the invalid species Homo floresiensis

Maciej Henneberg1 et al.
  1. School of Medical Sciences, The University of Adelaide, Adelaide, SA 5005, Australia
Proceedings of the National Academy of Sciences, August 4, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1407382111

Gambar: A, E. Indriati, B&C, D.W. Frayer

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.