Skip to main content

Nasib Buruk Dinosaurus Sebelum Dampak Asteroid

LaporanPenelitian.com - Pukulan asteroid pembunuh dinosaurus datang pada waktu yang salah. Masyarakat dino mungkin selamat jika dampak terjadi beberapa juta tahun sebelum atau sesudahnya. Laporan baru menambah nuansa novel dramatik Akhir Cretaceous.

Tepat sebelum sebuah asteroid besar menabrak Bumi 66 juta tahun lalu, keragaman spesies dinosaurus pemakan tumbuhan sedikit menurun bahwa pergeseran kecil mungkin sudah cukup final untuk menghukum semua dinosaurus ketika batu angkasa memukul.

"Asteroid datang pada waktu yang sangat buruk. Jika hit beberapa juta tahun lebih awal atau sesudahnya, dino mungkin jauh lebih siap untuk bertahan hidup," kata Stephen Brusatte, paleontolog University of Edinburgh, Inggris.

Dinosaurus korban nasib buruk kolosal. Beberapa juta tahun sebelum bolide besar melanda Meksiko, Bumi mengalami pergolakan lingkungan ekosistem atas aktivitas vulkanik, perubahan permukaan laut dan fluktuasi suhu.

Rantai makanan melemah karena hilangnya keragaman dino herbivora. Peristiwa yang sempurna. Dinosaurus non-unggas yang rentan tidak mungkin bertahan hidup pasca serangan asteroid. Kerajaan dinosaurus menghilang satu spesies demi spesies.

Satu-satunya bertahan hidup adalah mereka yang bisa terbang dan berkembang menjadi burung hari ini. Jika asteroid datang beberapa juta tahun sebelumnya ketika spesies dinosaurus lebih beragam dan rantai makanan kuat, maka mereka mampu bertahan.
The extinction of the dinosaurs

Stephen L. Brusatte1 et al.
  1. School of GeoSciences, University of Edinburgh, Edinburgh, U.K.
Biological Reviews, 28 JUL 2014

Akses : DOI:10.1111/brv.12128

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.