Skip to main content

Tes Kausalitas Gagak Kaledonia Baru Corvus moneduloides

www.LaporanPenelitian.com - Gagak lulus tes anak-anak manusia 7-10 tahun dengan tugas-tugas kausalitas perpindahan air. Gagak New Caledonian sangat cerdik dalam dongeng Aesop memiliki kemampuan penalaran cukup menjatuhkan batu ke kendil air agar camilan mengambang.

Laporan baru modifikasi pemecahan lebih kompleks dari laporan sebelumnya. Tes "U-tube" dengan tugas plopping batu untuk meningkatkan permukaan air di tempat lain. Paruh tidak cukup kuat untuk menjatuhkan semua pitcher, Gagak Kaledonia Baru (Corvus moneduloides) menurunkan kerikil satu per satu.

Kecerdikan salah satu kunci sukses di alam bahwa kemampuan kognitif sering lebih efektif daripada kekerasan. Satu ciri khas gagak sebagai pemecah masalah. Kecakapan intelektual gagak lebih sebagai fakta dari fiksi dalam tes kognisi kausal paradigma perpindahan air.

"Kami menunjukkan gagak membedakan volume air berbeda dan mereka lulus tes untuk anak-anak 7 sampai 10 tahun," kata Corina Logan, kognisian University of California Santa Barbara.




Modifications to the Aesop's Fable Paradigm Change New Caledonian Crow Performances

Corina J. Logan1 et al.
  1. SAGE Center for the Study of the Mind, Department of Psychological and Brain Sciences, University of California Santa Barbara, Santa Barbara, California, United States of America
PLoS ONE, July 23, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0103049

Gambar: Jolyon Troscianko
Video: Corina J. Logan et al., DOI:10.1371/journal.pone.0103049

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.