Skip to main content

Sekilas Pertama Higgs Boson Menjalankan Tugasnya

LaporanPenelitian.com - Dunia collider partikel terbesar di dunia memberi sekilas pertama Higgs boson melakukan tugasnya di tempat kerja. Selama 50 tahun, Higgs boson bagian terakhir yang hilang dalam model standar fisika partikel secara elegan memprediksi partikel dan gaya dasar berinteraksi.

The ATLAS experiment di Large Hadron Collider (LHC) dekat Jenewa, Swiss, menemukan Higgs pada tahun 2012, sekarang tim yang sama melaporkan penampakan hamburan pasang partikel W boson satu sama lain. Proses langka untuk menguji bagaimana Higgs benar-benar beroperasi.

Higgs diimpikan untuk menjelaskan mengapa dan beberapa partikel dipaksa seperti W boson dan Z boson memiliki massa, sementara yang lain seperti foton tidak. Teori menyadari Higgs bisa memecahkan misteri lain yang melibatkan W boson.

Ketika mereka mencoba untuk menghitung seberapa sering W boson harus berinteraksi satu sama lain, hasil fisik tidak mungkin tanpa Higgs dan teori mulai rusak. Masalah bisa diselesaikan dengan membiarkan W boson dan Higgs boson bertabrakan.

Fisikawan tahu partikel-partikel dengan sangat baik, tapi mereka belum pernah melihat berinteraksi dengan cara itu sebelumnya. Dengan pengukuran langsung mereka dapat memeriksa bahwa Higgs boson melakukan tugas apa pun sesuai sifat kuantum tertentu.

LHC bekerja dengan menghancurkan proton bersama-sama mendekati kecepatan cahaya hingga salah satu proton memancarkan W boson. ATLAS telah melihat 34 event di antara miliaran tumbukan. Sejauh ini semuanya cocok dengan prediksi model standar.

"Kami belum pernah melihat di sudut ini dalam model standar sebelumnya. Ini adalah awal dari sesuatu yang sangat menarik di tahun-tahun mendatang," kata Jake Searcy di University of Michigan, Ann Arbor, dan anggota tim ATLAS.
Evidence for Electroweak Production of W±W±jj in pp Collisions at s√=8 TeV with the ATLAS Detector

ATLAS Collaboration

arXiv (Submitted on 23 May 2014)

Akses : arXiv:1405.6241

Gambar: ATLAS experiment

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.