Skip to main content

Bintang Kembaran Matahari Terungkap Usianya

LaporanPenelitian.com - Rotasi bintang seperti Matahari mengungkap usianya, mendefinisikan bintang yang disebut "Sun-like" sesulit mendefinisikan apa yang disebut planet "Earth-like". Surya kembar harus memiliki suhu, massa dan tipe spektral mirip Matahari. Kita juga berharap umur sekitar 4,5 miliar tahun.

Tapi sangat sulit mengukur usia bintang sehingga astronom biasanya mengabaikannya ketika memutuskan apakah sebuah bintang dianggap sebagai "Sun-like". Sebuah teknik baru mengukur usia bintang menggunakan gyrochronology yang datang dengan sendirinya.

"Kami menemukan bintang dengan sifat cukup dekat dengan Matahari apa yang kita sebut solar twins," kata Jose Dias do Nascimento, astronom Harvard-Smithsonian Center for Astrophysics (CFA).

"Dengan solar twins kita mempelajari masa lalu, sekarang dan masa depan bintang seperti Matahari. Sehingga, kita dapat memprediksi bagaimana sistem planet seperti Tata Surya dipengaruhi evolusi bintang host," kata Nascimento.

Untuk mengukur spin bintang, para astronom mencari perubahan kecerahan disebabkan bintik-bintik gelap disebut starspots yang melintasi permukaan bintang. Dengan mengamati lama waktu yang dibutuhkan untuk berputar, pengamat mengukur seberapa cepat bintang berputar.

Perubahan kecerahan sebuah bintang karena starspots sangat kecil, biasanya beberapa persen atau kurang. Menggunakan wahana NASA Kepler, Nascimento dan rekan menemukan spin sekali rata-rata setiap 21 hari dibanding dengan periode rotasi 25 hari Matahari di khatulistiwa.

Bintang muda berputar lebih cepat dibanding bintang yan lebih tua. Akibatnya, rotasi sebuah bintang dapat digunakan seperti jam untuk mendapatkan umur. Karena sebagian besar bintang-bintang berputar sedikit lebih cepat dari Matahari, mereka cenderung lebih muda juga.
Rotation periods and ages of solar analogs and solar twins revealed by the Kepler Mission

J.-D. do Nascimento Jr, R. A. Garcia, S. Mathur, F. Anthony, S. A. Barnes, S. Meibom, J.S. da Costa, M. Castro, D. Salabert, T. Ceillier

arXiv (Submitted on 8 Jul 2014)

Akses : arXiv:1407.2289

Gambar: David A. Aguilar (CfA)

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.