Skip to main content

HIV Menghilang dari Mississippi Baby Setelah 27 Bulan

LaporanPenelitian.com - HIV yang muncul di "Mississippi Baby" diduga sembuh, novel virus pada seorang gadis di Mississippi nampaknya menghilang 27 bulan tanpa ada virus. Terapi agresif usia dini membatasi massa kolam HIV atau entah bagaimana menyisakan virus lumpuh yang tidak bisa menyalin diri.

"Mississippi Baby" mendapat perhatian pada Maret 2013 ketika Hannah Gay, pediatrisian University of Mississippi Medical Center di Jackson, dan kolaborator pertama kali melaporkan kasus. Bayi yang membawa HIV tampaknya telah bersih.

Gadis yang kini berusia 46 bulan menerima terapi luar biasa agresif koktail antiretroviral 30 jam setelah lahir dari ibu HIV. Biasanya, dokter memberi neonatus terpajan HIV antiretroviral tunggal sampai konfirmasi virus menular yang memakan waktu beberapa minggu.

Ibunya menghentikan terapi antiretroviral putrinya pada umur 18 bulan yang hampir selalu menyebabkan virus kembali cepat. Tes ultrasensitif darah dilakukan setelah 30 bulan menemukan jejak asam nukleat HIV tapi tidak ada virus yang menggandakan diri.

Begitu banyak janji untuk ribuan anak di dunia dengan kegembiraan dan U.S. National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) mengumumkan rencana pada bulan Maret melakukan uji klinis pada bayi baru lahir lainnya.

"Fakta bahwa anak ini bisa tetap off selama 2 tahun dan mempertahankan virus diam untuk waktu panjang yang belum pernah terjadi sebelumnya," kata Deborah Persaud, virulog Children John Hopkins Center di Baltimore.
Absence of Detectable HIV-1 Viremia after Treatment Cessation in an Infant

Deborah Persaud et al.

New England Journal of Medicine, November 7, 2013

Akses : DOI:10.1056/NEJMc1315498

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …