Skip to main content

Bayangan Supervoid Tempat Dingin Dalam CMB

www.LaporanPenelitian.com - Kekosongan di alam semesta menjelaskan tempat kosmik dingin. Pijaran ekor big bang memicu teori kosmik liar link pemicu alam semesta lain atau kerutan dalam ruang-waktu. Sekarang tampaknya luka terbesar di alam semesta.

Tempat dingin muncul dalam peta Cosmic Microwave Background (CMB). Variasi suhu dalam terang muncul sebagai pola berbintik-bintik di peta yang dijelaskan jika fluktuasi kuantum pada kelahiran alam semesta membentang oleh lonjakan pertumbuhan kosmik singkat tapi spektakuler disebut inflasi.

Tetapi beberapa fitur dalam peta tidak cocok dengan model utama inflasi, bahkan CMB dirusak oleh area dingin luar biasa luas. Para ilmuwan berjuang menjelaskan dengan mengusulkan sejumlah hipotesis yang membutuhkan fisika eksotis atau bahkan bukti multiverse.

Penjelasan lebih sederhana tempat dingin disebabkan kekosongan raksasa. Kosmos terdiri dari web galaksi terang dan cluster dikelilingi kantong gelap yang mengandung sedikit materi. Radiasi kehilangan energi ketika melintasi wilayah ini.

Tapi kebanyakan survei belum melihat area yang cukup luas untuk menemukan kekosongan tersebut yang relatif paling dekat dengan Bumi. Satu laporan mengklaim telah menemukan satu pada tahun 2007, tapi langsung diperdebatkan.

István Szapudi, fisikawan University of Hawaii di Honolulu, dan rekan menganalisa survei semua langit yang dibuat satelit WISE NASA yang melakukan perburuan kekosongan raksasa. Pada bulan Mei, mereka melaporkan sekitar 2,8 miliar tahun cahaya.

"Ini menjadi penjelasan paling sederhana tidak memerlukan fisika eksotis," kata Szapudi.
The Cold Spot in the Cosmic Microwave Background: the Shadow of a Supervoid

István Szapudi, András Kovács, Benjamin R. Granett, Zsolt Frei, Joseph Silk, Juan Garcia-Bellido, Will Burgett, Shaun Cole, Peter W. Draper, Daniel J. Farrow, Nicholas Kaiser, Eugene A. Magnier, Nigel Metcalfe, Jeffrey S. Morgan, Paul Price, John Tonry, Richard Wainscoat

arXiv (Submitted on 15 Jun 2014)

Akses : arXiv:1406.3622

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …