Skip to main content

Gen Pengatur Dopamin Terkait Perilaku Risiko Ekonomi

www.LaporanPenelitian.com - Ketika orang memainkan permainan taruhan sederhana, keputusan dibuat oleh variasi dalam satu set gen pengontrol dopamin kimia otak. Laporan baru mendukung hipotesis bahwa variasi genetik membentuk cara orang membuat keputusan strategis dan perilaku kompleks lain.

Investor dan penjudi tunduk pada gen ketika mengambil keputusan strategis. Tim University of California Berkeley dan University of Illinois di Urbana-Champaign menunjukkan keputusan taruhan dalam permainan kompetitif dipengaruhi oleh varian tertentu dari gen pengatur dopamin dalam otak.

Dopamin adalah neurotransmitter, materi kimia yang dilepaskan sel otak untuk sinyal sel lainnya. Kimia terkait pahala dan kesenangan. Kekurangan Dopamin menyebabkan Parkinson, sedangkan gangguan jaringan dopamin terkait gangguan kejiwaan dan neurodegenerative termasuk skizofrenia, depresi dan demensia.

Meskipun beberapa laporan sebelumnya menunjukkan peran penting dopamin neurotransmitter dalam interaksi sosial, laporan baru adalah studi pertama ikatan interaksi variasi gen-gen tertentu yang mengatur fungsi dopamin dan perilaku kongkrit.

"Studi ini menunjukkan gen mempengaruhi perilaku sosial kompleks. Kami sekarang memiliki beberapa petunjuk mekanisme saraf di mana gen mempengaruhi perilaku," kata Ming Hsu, neuroekonom University of California Berkeley.

Permainan taruhan memanggil 2 area otak yaitu korteks prefrontal medial yang merupakan bagian eksekutif dan striatum yang berkaitan dengan motivasi mendapatkan pahala. Pencitraan scan fMRI menunjukkan orang yang bermain game memiliki aktivitas intens di kedua area.

"Jika otak adalah mesin komputasi, ini area input melalui sebuah algoritma dan diterjemahkan ke dalam output perilaku. Keduanya dipersarafi oleh neuron yang menggunakan dopamin," kata Hsu.
Dissociable contribution of prefrontal and striatal dopaminergic genes to learning in economic games

Eric Set1,2 et al.
  1. Haas School of Business and Helen Wills Neuroscience Institute, University of California, Berkeley, CA 94720
  2. Department of Economics, University of Illinois at Urbana–Champaign, Urbana, IL 61801
Proceedings of the National Academy of Sciences, June 16, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1316259111

Gambar: Ming Hsu, UC Berkeley

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.