Skip to main content

Asal-Usul Bahasa Manusia Datang Dari Kicau Burung

www.LaporanPenelitian.com - Jika Anda memeriksa bahasa manusia erat menyerupai pidato 2 hewan lain di planet Bumi yaitu burung dan primata non-manusia. Sekarang sebuah tim berspekulasi perucapan manusia berkembang atas bantuan burung berkicau dan alarm monyet.

Di pulau Jawa, owa keperakan bernyanyi dengan suara panjang, lagu-lagu rumit menggunakan 14 jenis notasi berbeda dengan kompleks makna dan konten sebagai sinyal pesan ke calon pasangan dan keluarga. Di sisi lain burung menyebarkan keanekaragaman melodi bahasa ke seluruh lanskep hutan.

Shigeru Miyagawa, linguisian Massachusetts Institute of Technology (MIT), dan rekan memeriksa ulang bahasa manusia kontemporer untuk melihat indikasi bagaimana komunikasi manusia berevolusi dari sistem mode komunikasi yang lebih kuno dari burung dan primata lainnya.

"Bagaimana bahasa manusia muncul? Ini cukup jauh di masa lalu. Yang bisa kita lakukan adalah datang dengan teori yang kompatibel tentang bahasa manusia dan sistem lain yang serupa di alam," kata Miyagawa.

"Ya, bahasa manusia unik, tetapi jika Anda mengambil terpisah dengan cara benar, dua bagian tersebut sebenarnya finite. Kedua komponen memiliki pendahulu di dunia hewan. Menurut hipotesis kami keduanya datang bersama dalam bahasa manusia," kata Miyagawa.

Hipotesis integrasi menyatakan bahasa manusia terdiri dari 2 lapisan berbeda yaitu lapisan ekspresif berkaitan dengan struktur kalimat dan lapisan leksikal di mana makna kalimat berada. Ide ini sebelumnya diusulkan para ulama linguistian termasuk Noam Chomsky, Kenneth Hale dan Samuel Jay Keyser.

Gagasan sedang berjalan meskipun Charles Darwin dan lain-lain telah meneliti hubungan antara kicau burung dan bahasa manusia. Miyagawa dan rekan mengatakan para ilmuwan berpikir hubungan antara kicau burung dan sistem ekspresi dengan komponen leksikal bahasa yang datang dari primata.

Nenek moyang terbaru burung dan manusia telah ada sekitar 300 juta tahun lalu sehingga harus menjadi hubungan tidak langsung melalui primata yang lebih kuno. Para ilmuwan masih mengeksplorasi bagaimana dua mode bergabung pada manusia, tetapi konsep umum berkembang dari salah satu famili dalam evolusi.

"Anda memiliki dua potongan ini dan menempatkan bersama-sama menjadi sesuatu yang baru muncul. Kita tidak bisa kembali dengan mesin waktu dan melihat apa yang terjadi, tapi kami pikir ini dasar yang kita lihat pada bahasa," kata Robert Berwick, teknolog MIT.
The integration hypothesis of human language evolution and the nature of contemporary languages

Shigeru Miyagawa1,2 et al.
  1. Department of Linguistics and Philosophy, Massachusetts Institute of Technology, Cambridge, MA, USA
  2. Center for Research and Development of Higher Education, University of Tokyo, Tokyo, Japan
Frontiers in Psychology, 09 June 2014

Akses : DOI:10.3389/fpsyg.2014.00564

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.