Skip to main content

Peptida Anti-Biofilm Resep Post-Antibiotik Resisten

LaporanPenelitian.com - Senyawa menjanjikan untuk melawan bakteri resisten antibiotik, identifikasi molekul kecil mencegah bakteri membentuk biofilm penyebab infeksi. Sebuah peptida anti-biofilm memberi strategi lain mencegah berbagai superbug.

"Antibiotik obat paling sukses di planet ini, tapi masalah berat datang dengan organisme resisten. Seluruh gudang antibiotik secara bertahap kehilangan efektivita," kata Bob Hancock, Mikrobiolog University of British Columbia di Vancouver.

Banyak kelas gram positif dan negatif tumbuh di kulit, paru-paru, jantung dan permukaan jaringan lainnya membentuk biofilm. Komunitas bakteri terstruktur yang bertanggung jawab untuk dua-pertiga dari semua infeksi manusia. Tidak ada terapi untuk biofilm.

Hancock dan rekan menemukan peptida 1018 yang terdiri dari 12 asam amino, blok bangunan protein, untuk menghancurkan dan mencegah biofilm. Peptida 1018 bekerja pada kedua kelas serta beberapa patogen resisten antibiotik termasuk Pseudomonas aeruginosa, Escherichia coli dan MRSA.

"Menurunnya antibiotik menyebabkan kesulitan operasi besar, kemoterapi, transplantasi dan bahkan luka ringan. Strategi kami merupakan kemajuan signifikan mencari agen baru yang khusus menargetkan biofilm," kata Hancock.

Bulan lalu WHO merelease laporan global surveilans 2014 yang memperingatkan dimulainya era post-antibiotik di mana infeksi umum dan luka ringan dapat membunuh langsung bukan fantasi apokaliptik. Era nyata ancaman kesehatan di abad ke-21.
Broad-Spectrum Anti-biofilm Peptide That Targets a Cellular Stress Response

César de la Fuente-Núñez1 et al.
  1. Department of Microbiology and Immunology, Centre for Microbial Diseases and Immunity Research, University of British Columbia, Vancouver, British Columbia, Canada
PLOS Pathogens, May 22, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.ppat.1004152

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.