Skip to main content

Ubur-Ubur Sisir Asal-Usul Evolusi Sistem Saraf

LaporanPenelitian.com - Makhluk laut eksotis Ubur-Ubur Sisir yang tembus pandang merekonstruksi cara pandang ilmuwan melihat evolusi awal saat alam kuno membentuk gen lebih dari satu cara ketika membuat sistem saraf.

Indah tapi entah bagaimana makhluk-makhluk misterius Ctenophore yang berjuntai warna-warni menyala dengan cepat menumbuhkan bagian tubuh yang hilang. Bahkan mereka dapat menumbuhkan kembali otaknya yang sangat sederhana.

Semua hewan berevolusi dari nenek moyang tunggal, teori umum bahwa hewan-hewan paling kuno adalah paling sederhana, tetapi sekali sistem saraf muncul mereka berkembang dalam jalur langsung dari saraf primitif sampai otak manusia yang kompleks.

Sekarang analisis gen dari 10 spesies Jelly Sisir memiliki sistem saraf unik dengan cara sangat berbeda dari sisa-sisa kerajaan hewan kuno. Sistem saraf berevolusi lebih dari sekali yang menantang teori-teori lama tentang perkembangan hewan.

"Laporan ini membuktikan secara genomik mereka benar-benar alien," kata Leonid Moroz, neurobiolog University of Florida, yang menghabiskan 7 tahun mengungkap genetika di belakang pemrograman saraf Jeli Sisir.

Tapi temuan bukan hanya tentang sejarah evolusi. Ubur-Ubur Sisir membangun sistem saraf menggunakan bahasa biologis mereka sendiri yang suatu hari membuka cara-cara baru untuk menyelidiki penyakit otak seperti Alzheimer atau Parkinson.




The ctenophore genome and the evolutionary origins of neural systems

Leonid L. Moroz1,2,3 et al.
  1. The Whitney Laboratory for Marine Bioscience, University of Florida, 9505 Ocean Shore Blvd, St Augustine, Florida 32080, USA
  2. Department of Neuroscience & McKnight Brain Institute, University of Florida, Gainesville, Florida 32611, USA
  3. Friday Harbor Laboratories, University of Washington, Friday Harbor, Washington 98250, USA
Nature, 21 May 2014

Akses : DOI:10.1038/nature13400

Gambar: NOAA Photo Gallery/Photo by Kevin Raskoff
Video: Leonid L. Moroz et.al., DOI:10.1038/nature13400

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.