Skip to main content

Tidak Ada Bukti Ekstraterestrial Younger Dryas

www.LaporanPenelitian.com - Tidak ada bukti ekstraterestrial menyebabkan deep freeze Younger Dryas, sebuah tim mengklaim tidak ada bukti yang mendukung teori bahwa petaka dingin Dyas Muda disebabkan oleh dampak dari luar Bumi atau ledakan atmosfer.

Peristiwa besar terjadi 12.800 tahun lalu. Seluruh planet tiba-tiba iklim dingin sehingga tanaman membeku. Mammoth di tempat perkara yang sekarang Amerika Serikat punah, begitu pula Clovis, orang-orang yang memburu mereka dan kasus masih dalam berkas perkara.

Para ilmuwan menawarkan beberapa teori untuk membantu menjelaskan mantra dingin tiba-tiba yang berlangsung hingga lebih dari seribu tahun termasuk tim arkeolog yang melaporkan pada tahun 2007 tentang dampak extraterrestrial atau ledakan atmosfer sebagai sumber deep freeze.

Sekarang David Meltzer, antropolog Southern Methodist University di Dallas, dan rekan redating radiokarbon 29 situs yang dianalisis tim tahun 2007 bahwa hanya 3 situs yang terkait dengan peristiwa 12.800 tahun lalu. Sisanya entah muda atau lebih tua beberapa ratus tahun.

Meltzer juga mencatat kenyataannya hasil review laporan tahun 2007 bahwa beberapa pekerjaan memiliki dasar lemah karena menggunakan teknik non-standar. All in all tidak ada bukti konklusif yang mendukung klaim dampak luar Bumi menyebabkan snap dingin Dyas Muda deep freeze.
Chronological evidence fails to support claim of an isochronous widespread layer of cosmic impact indicators dated to 12,800 years ago

David J. Meltzer1 et al.
  1. Department of Anthropology, Southern Methodist University, Dallas, TX 75275
Proceedings of the National Academy of Sciences, May 12, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1401150111

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.