Skip to main content

Rosetta Bidik Komet 67P-Churyumov-Gerasimenko

www.LaporanPenelitian.com - Meluncur menembus ruang dengan kecepatan ribuan kilometer per jam, wahana bersejarah Rosetta memburu komet yang semakin memuntahkan gas dan debu karena keduanya semakin lebih dekat dengan Matahari.

Wahana ruang angkasa pemburu komet Rosetta senilai €1 miliar yang digelontorkan European Space Agency (ESA) aktif pada bulan Januari setelah hampir 3 tahun masa hibernasi. Pada bulan Agustus harus bisa mengejar komet sebelum menetapkan pendaratan Philae di permukaan pada bulan November.

Sejarah pertama kalinya usaha soft-landing pada komet. Komet 67P-Churyumov-Gerasimenko makin meludah gas dan debu selama 6 minggu dari 27 Maret hingga 4 Mei.

Selama waktu itu Rosetta menutup jarak dengan komet dari sekitar 5 juta kilometer sampai 2 juta kilometer.

Ketika Matahari memanaskan komet, permukaan es berubah menjadi gas yang lolos membawa debu ke angkasa membentuk coma. Debu dan gas di sekitar komet terus meningkat yang akhirnya menjadi ekor khas komet. Rosetta harus bernegosiasi dengan debu ini saat turun ke level 1 kilometer dari permukaan.

Para ilmuwan berharap banyak dengan mempelajari 67P-Churyumov-Gerasimenko dan meteri di dalamnya untuk petunjuk sejarah awal Tata Surya serta apakah komet memainkan peran dalam membawa air dan blok bangunan dasar kehidupan ke Bumi.
Gambar: ESA

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.