Skip to main content

Tangis Bayi Malam Hari Cegah Saudara Kandung

LaporanPenelitian.com - Bayi menangis di malam hari untuk mencegah saudara kandung. Ketika bayi menangis di malam hari, orang tua kelelahan berebut mencari tahu mengapa. Bayi lapar, basah, dingin dan kesepian. Tapi sekarang peneliti Harvard menawarkan penjelasan lebih jahat.

Bayi yang menuntut ASI di tengah malam adalah upaya untuk mencegah ibunya hamil lagi yang berarti harus berbagi ibu dan ayah. Niat licik sehingga bayi diprogram untuk melakukan semua yang mereka bisa untuk menggagalkan pertemuan sperma dan sel telur.

David Haig, biolog Harvard University di Cambridge, mengusulkan teori kesenjangan antara kelahiran saudara kandung yang berhubungan dengan peningkatan kematian bayi dan balita bahwa manfaat penundaan kelahiran adalah kekuatan selektif untuk menimbulkan respon evolusioner yang signifikan.

"Durasi postpartum amenore merupakan penentu utama interbirth internals pada populasi kesuburan alami. Seleksi alam menyusui dan perilaku tidur bayi menekan fungsi ovarium pada ibu untuk memperoleh manfaat dari penundaan kelahiran berikutnya," kata Haig.

Teori Haig dibangun di atas proposal serupa yang dilaporkan pada tahun 1987 bahwa bayi yang diberi ASI dan menangis di malam hari mungkin menunjukkan sibling rivalry. Bayi mungkin berevolusi dengan bangun di malam hari untuk segala macam alasan.

James McKenna, antropolog University of Notre Dame, dalam komentarnya mengatakan bayi bagun di malam hari bisa dengan mudah memiliki manfaat sebagai truf pengendalian kelahiran ibu. Bayi melakukan semua hal untuk mencegah bayi lain datang bersama dan merebut apa yang mereka miliki.

Meskipun tidak akan pernah tahu persis mengapa bayi berevolusi menangis di malam hari bahwa ada kepentingan pribadi bayi yang bertentangan langsung dengan tujuan evolusi ibu dalam mendorong gen ke dalam anak sebanyak mungkin.

"Ibu berevolusi untuk memaksimalkan kuantitas dalam probabilitas kelangsungan hidup anak-anaknya yang berbeda dari memaksimalkan kelangsungan hidup masing-masing anak," kata Haig.

Tidak ada cara untuk kembali dan menguji apakah perawatan bayi di malam hari benar-benar membantu bertahan hidup dalam bab-bab awal sejarah evolusi manusia. Tapi Haig mengatakan bahwa adaptasi awal sangat berbeda dari dunia saat ini.
Troubled sleep: Night waking, breastfeeding and parent-offspring conflict

David Haig1
  1. Department of Organismic and Evolutionary Biology, Harvard University, 26 Oxford Street, Cambridge, MA 02138, USA
Evolution, Medicine and Public Health, March 7, 2014

Akses : DOI:10.1093/emph/eou005

Night waking among breastfeeding mothers and infants: Conflict, congruence or both?

James J. McKenna1
  1. Department of Anthropology, University of Notre Dame, Notre Dame, IN 46556, USA
Evolution, Medicine and Public Health, March 13, 2014

Akses : DOI:10.1093/emph/eou006

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …