Skip to main content

Martini Eocasea Leluhur Mamalia Herbivora Darat

Laporan Penelitian - Martini Eocasea leluhur tertua herbivora darat. Sekira 300 juta tahun lalu selama periode Carboniferous, hewan kadal nenek moyang tertua herbivora terestrial. Cabang caseid dari Sinapsida, kelompok mewakili garis keturunan purba secara bertahap menjadi mamalia.

Evolusi herbivora adalah revolusioner ketika hidup di darat karena vertebrata darat langsung bisa mengakses sumber daya besar yang disediakan tanaman terestrial. Herbivora pada gilirannya menjadi sumber makanan utama bagi predator di daratan yang luas.

"Eocasea martini salah satu kerabat tertua mamalia dan menutup kesenjangan 20 juta tahun anggota termuda berikutnya keluarga caseid. Synapsids caseid jauh lebih kuno dari catatan fosil sebelumnya," kata Jörg Fröbisch, paleontolog Museum für Naturkunde dan Humboldt University di Berlin.

Tengkorak parsial dan kerangka kadal kecil remaja, Martini Eocasea panjang 20 cm dan berat kurang dari 2 kg ketika dewasa. Herbivora terestrial besar berevolusi dari kecil, hewan-hewan pertama yang memulai proses menghasilkan ekosistem darat pendukung piramida top predator.

Tapi herbivora berdiri tidak hanya di garis keturunan yang mencakup Eocasea martini. Mereka muncul secara independen setidaknya 5 kali, termasuk 2 kali pada reptil. Lima garis keluarga mengembangkan kemampuan baru hidup dari tanaman hampir 30 juta tahun dengan reptil sebelumnya,

"Setelah Eocasea martini tampaknya ambang batas telah disahkan. Beberapa keluarga terus berkembang dengan sifat herbivora yang sama," kata Jörg Fröbisch, biolog University of Toronto Mississauga di Ontario.

Strategi makan herbivora adalah evolusi pertama di antara saudara jauh mamalia, bukan reptil purba sebagai cabang yang akhirnya memunculkan dinosaurus dan burung. Caseids contoh paling ekstrem. Anggota termuda terakhir melebihi 500 kg. Tapi temuan Eocasea martini memunculkan jawaban sekaligus pertanyaan.

"Salah satu misteri besar mengapa herbivora tidak terjadi sebelumnya dan mengapa secara independen di beberapa garis keturunan? Ini kejadian yang pertama dan berdampak terhadap perubahan kolosal ekosistem darat," kata Reisz.
The Oldest Caseid Synapsid from the Late Pennsylvanian of Kansas, and the Evolution of Herbivory in Terrestrial Vertebrates

Robert R. Reisz1, Jörg Fröbisch2,3
  1. Department of Biology, University of Toronto Mississauga, Mississauga, Ontario, Canada
  2. Museum für Naturkunde, Leibniz-Institut für Evolutions- und Biodiversitätsforschung, Berlin, Germany
  3. Institut für Biologie, Humboldt-Universität zu Berlin, Berlin, Germany
PLoS ONE, April 16, 2014

Akses : DOI:10.1371/journal.pone.0094518

Gambar: Danielle Dufault

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.