Skip to main content

Archaea Methanosarcina Pelaku Kiamat Permian

Laporan Penelitian - Mikroba didakwa pelaku kepunahan massal kuno, archaea Methanosarcina membuat metana di Bumi lebih cepat sekarat dengan memperoleh gen dari mikroba lain yang didorong nikel dari letusan gunung berapi Siberia. Die-off terjadi dalam waktu kurang dari 60.000 tahun.

Transfer gen menyebabkan pelepasan tiba-tiba metana 252 juta tahun lalu dalam acara kepunahan massal yang menyapu bersih 90% spesies di Bumi menjelang 252 juta tahun lalu. Sebuah tim mengklaim organisme memperoleh kemampuan mengkonsumsi sumber makanan dan overdrive yang menyebabkan bencana iklim.

Kiamat Permian Akhir yang berlangsung 300-252 juta tahun lalu dengan bukti geologis menunjukkan acara didampingi oleh pemanasan global sangat mematikan dan pengasaman laut. Penyebab telah lama diperdebatkan, tapi satu poin utama merujuk gunung berapi di Siberia.

Daniel Rothman, geolog teoritis Massachusetts Institute of Technology (MIT) di Cambridge, dan rekan mendeskripsi gambaran segar bagaimana kepunahan terjadi. Sejumlah besar materi organik terakumulasi dalam sedimen laut yang juga rumah mikroba bersel tunggal dengan archaea mengkonsumsi senyawa karbon dan melepas metana.

Tapi mikroba tidak memiliki cara untuk memproses asetat. Artinya, sampai mereka menangkap 2 gen pengenstrak. Dengan membandingkan genom dari 50 organisme hidup berbeda, Rothman mendating transfer gen untuk 250 juta tahun lalu tepat sekitar waktu kepunahan massal.

Peristiwa evolusioner menyebabkan mikroba mekar luar biasa dengan sampah akibat metana dan gas rumah kaca yang meludah ke atmosfer. Menggunakan pendekatan matematika, Rothman menghitung konsentrasi beberapa gas termasuk metana secara super eksponensial pada masa kepunahan.
Methanogenic burst in the end-Permian carbon cycle

Daniel H. Rothman et al.

Proceedings of the National Academy of Sciences, March 31, 2014

Akses : DOI:10.1073/pnas.1318106111

Gambar: Power and Syred/SPL

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.