Skip to main content

Lengan Prostetik Kirim Sinyal Sensasi Sentuhan

Laporan Penelitian - Prostetik memberikan rasa sentuh orang yang kehilangan tangan, elektroda membiarkan seseorang merasakan perbedaan antara bola bisbol atau gelas lemon. Sebuah tangan palsu baru memungkinkan pemakainya merasakan gelas, bola, kapas lembut atau kayu keras.

Perangkat untuk memulihkan rasa sntuhan manusia dengan merangsang saraf di lengan. Setelah Dennis Aabo Sørensen kehilangan bagian lengan kirinya dalam kecelakaan, para peneliti menanam elektroda ke saraf yang masih tersisa di lengannya.

Ketika tangan palsunya menyentuh obyek, elektroda merangsang saraf Sørensen yang kemudian mengirim sinyal sentuh untuk otak. Dengan tangan palsu ini, Sørensen yang menutup matanya mampu merasakan perbedaan antara bisbol, botol dan jeruk mandarin.

Silvestro Micera dari Swiss Federal Institute of Technology di Lausanne, Italia, dan École Polytechnique Federale de Lausanne di Swiss, dan rekan melaporkan perangkat yang dirancang untuk menyampaikan sensasi sentuhan. Perbaikan membantu prostetik berintegrasi mulus dengan tubuh.




Stanisa Raspopovic (The BioRobotics Institute, Scuola Superiore Sant’Anna, Pisa 56025, Italy; Translational Neural Engineering Laboratory, Center for Neuroprosthetics and Institute of Bioengineering, School of Engineering, Ecole Polytechnique Federale de Lausanne, Lausanne CH-1015, Switzerland) et al. Restoring Natural Sensory Feedback in Real-Time Bidirectional Hand Prostheses. Science Translational Medicine, 5 February 2014: Vol. 6, Issue 222, p. 222ra19, DOI:10.1126/scitranslmed.3006820
Gambar: LifeHand 2/Patrizia Tocci
Video: epflnews

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…