Skip to main content

Alarm Tikus Ekor Hitam Cynomys ludovicianus

LaporanPenelitian.com - Tikus Ekor Hitam Padang Rumput (Cynomys ludovicianus) memancarkan alarm kewaspadaan kepada rekan-rekannya. Tingkah jingkrak dan teriakan yang menggemaskan tes dari sistem penyiaran darurat.

Rodent padang rumput mencari makan di dekat liang sering muncul dengan kaki belakang di tanah dan kaki depan di udara lalu teriak "wee-oo". Perilaku yang menyebar ke seluruh rombongan secepat "gelombang" di tribun penonton pertandingan sepak bola.

Yip untuk memastikan tetangga mereka waspada, jika mendapatkan banyak tanggapan, mereka bersantai sedikit, lanjut mencari makan lebih banyak dan menghabiskan lebih sedikit waktu pemindaian cakrawala munculnya predator.

"Mungkin implikasi paling mencolok dari seluruh hal ini menunjukkan kepada kita bahwa mereka memiliki konsep sebagai individu yang unik," kata James Hare, biolog University of Manitoba.

"Mereka memanfaatkan kesadaran orang lain dan secara aktif menyelidiki kesadaran itu. Saya mulai memikirkan hal itu sebagai ujian potensial dari sistem siaran darurat," kata Hare.

Setiap individu ingin memastikan bahwa tetangga mereka membayar perhatian karena perilaku memberikan umpan balik sehingga Cynomys ludovicianus terus-menerus yakin bahwa orang lain juga ikut berjaga-jaga dari sudut yang berbeda.






James F. Hare (Department of Biological Sciences, University of Manitoba, Winnipeg, Manitoba, Canada R3T 2N2) et al. Catch the wave: prairie dogs assess neighbours’ awareness using contagious displays. Proceedings of the Royal Society B. 8 January 2014, DOI:10.1098/rspb.2013.2153
Gambar: Darlene Stack
Video: James F. Hare et al., DOI:10.1098/rspb.2013.2153

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.