Skip to main content

Sistem Binary Proto-Bintang L1165-SMM1 dan CB230 IRS1

Laporan Penelitian - Penampakan proto-bintang binary dengan sahabat gaib, tim astronom internasional menggunakan Very Large Array (VLA) menemukan sahabat bintang yang sebelumnya tak terlihat dalam sistem protostellar L1165-SMM1 dan CB230 IRS1.

Laporan baru mendukung salah satu teori bagaimana form sistem bintang ganda. Semua orang tahu bahwa setengah dari semua bintang seperti Matahari adalah anggota sistem multiel-bintang, tetapi perdebatan terus mengemuka bagaimana sistem tersebut terbentuk.

Sekarang temuan baru mendukung hipotesis pembentukan sistem bintang ganda ketika sebuah cakram gas dan debu berputar-putar di sekitar fragmen bintang muda, membentuk bintang lain dalam orbit dengan yang diduduki bintang pertama.

Bintang muda yang masih mengumpulkan material dari lingkungan membentuk disk bersama dengan arus jet seperti mendorong materi cepat dalam blok sempit tegak lurus ke disk. Sensitivitas Karl G. Jansky Very Large Array (VLA) setelah upgrade pada tahun 2012 membuat temuan baru semakin mungkin

Ketika menyelidiki gas bintang muda sekitar 1.000 tahun cahaya dari Bumi, para astronom menemukan bahwa 2 sistem, L1165-SMM1 and CB230 IRS1, memiliki sahabat yang sebelumnya tak terlihat di mana disk tegak lurus terhadap arah arus keluar dari sistem.


"Sesuai dengan teori fragmentasi disk. Konfigurasi ini tidak memerlukan penjelasan alternatif," kata John Tobin, astronom National Radio Astronomy Observatory.

Pengamatan baru menambah semakin banyak bukti yang mendukung gagasan disk fragmentasi. Pada tahun 2006, tim VLA menemukan sepasang bintang muda saling mengorbit yang masing-masing dikelilingi piringan material. Dua disk selaras satu sama lain pada bidang yang sama.

Pada tahun 2012, Tobin dan rekan melaporkan disk besar terbentuk melingkar di sekitar proto-bintang bahwa disk hadir di awal proses pembentukan bintang, suatu keharusan bagi pasangan biner untuk terbentuk melalui fragmentasi disk.

"Temuan kami dikombinasikan dengan data sebelumnya menunjukkan bahwa fragmentasi disk penjelasan terkuat sistem bintang terbentuk," kata Leslie Looney, astronom National Radio Astronomy Observatory dan University of Illinois.
VLA and CARMA Observations of Protostars in the Cepheus Clouds: Sub-arcsecond Proto-Binaries Formed via Disk Fragmentation

John J. Tobin (NRAO), Claire J. Chandler (NRAO), David J. Wilner (CfA), Leslie W. Looney (Illinois), Laurent Loinard (UNAM), Hsin-Fang Chiang (Hawaii), Lee Hartmann (Michigan), Nuria Calvet (Michigan), Paola D'Alessio (UNAM), Tyler L. Bourke (CfA), Woojin Kwon (SRON)

arXiv (Submitted on 18 Oct 2013)

Akses : arXiv:1310.5154

Gambar: Bill Saxton, NRAO/AUI/NSF

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.