Skip to main content

Revisi Tawon Cuckoo Chrysididae Genus Cleptes

Penelitian - Warna-warna alam terbias 9 spesies tawon indah dari China. Cleptes albonotatus, Cleptes eburnecoxis, Cleptes flavolineatus, Cleptes helanshanus, Cleptes niger, Cleptes shengi, Cleptes sinensis, Cleptes tibetensis, dan Cleptes villosus. Dua spesies baru Cleptes metallicorpus dan Cleptes seoulensis.

Laporan baru menyediakan 17 catatan tawon cuckoo keluarga Chrysididae dengan deskripsi baru 9 spesies berwarna indah bagi sains. Revisi pertama data morfologi dan ilustrasi genus Cleptes dari China yang memiliki beberapa kebiasaan bersarang parasitoid aneh.

Dengan tubuh berwarna logam berkilauan mereka adalah permata atau tawon zamrud. Sama seperti tawon cuckoo menyelinap masuk dan bertelur di sarang host. Ketika menetas, larva mengkonsumsi telur host. Genus direvisi sebagai parasitoid dari prepupae capung.


Mekanisme bertahan hidup tawon Cuckoo adalah kemampuan mereka menggulung menjadi bola ketika dalam bahaya, proses yang dikenal sebagai conglobation. Di alam mekanisme ini juga terlihat pada pil bug dan armadillo.

"Relatif secara mendalam di Eropa dan Amerika Utara, tapi sangat minim dan non-sistematis studi di Asia. Di China, fauna Cleptes kurang dikenal," kata Zai-fu Xu,entomolog South China Agricultural University di Guangzhou.

"Laporan ini adalah revisi pertama genus di sana, mengakui 17 spesies, 9 di antaranya baru bagi sains dan menandai jalan untuk studi masa depan," kata Xu.
Revision of the Chinese Cleptes (Hymenoptera, Chrysididae) with description of new species

Na-sen Wei1, Paolo Rosa2, Zai-fu Xu1 et al.
  1. Department of Entomology, College of Natural Resources and Environment, South China Agricultural University, Guangzhou 510640, P. R. China
  2. Via Belvedere 8/d, I-20881 Bernareggio (MB), Italy
ZooKeys

Akses : DOI:10.3897/zookeys.362.6175

Gambar: Na-sen Wei et al., 10.3897/zookeys.362.6175

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Leucoraja erinacea Mengungkap Evolusi Kaki 420 Juta Tahun Lalu

Sirkuit saraf untuk berjalan jauh mungkin telah berevolusi pada ikan purba sejak 420 juta tahun lalu. Sirip Leucoraja erinacea dibangun untuk berjalan dan itulah yang dilakukan ikan berkat konstruksi kabel yang berevolusi jauh sebelum vertebrata air menginjakkan kaki di darat.

Lengan kecil menggunakan dua sirip seperti kaki di bagian bawah untuk bergerak di sepanjang dasar laut. Langkah kiri dan kanan didukung oleh otot yang meregang dan memanjang dimana pergerakan terlihat sangat mirip dengan banyak hewan darat. Karya pertama adalah melihat asal mula sirkuit saraf yang dibutuhkan untuk berjalan.


Para ilmuwan menggunakan tes genetik dan melaporkan temuan ke Cell untuk menunjukkan mengapa kaki kecil di air dan vertebrata darat berbagi blueprint genetik yang sama untuk pengembangan sel saraf yang dibutuhkan untuk gerakan anggota badan sebagai sejarah alam yang sangat penting.

"Neuron penting bagi kita untuk berjalan berawal dari spesies ikan purba," kata Jeremy Dasen, neurosie…