Skip to main content

Prevalensi Bintang dengan Exoplanet Layak Huni

Laporan Penelitian - Sampai 1 dari 5 bintang seperti Matahari memiliki planet mirip Bumi. Mungkin ada sekitar 10 miliar dunia seukuran Bumi yang mengorbit zona layak huni bintang di Bima Sakti.

"Kami mulai dengan pertanyaan sederhana. Ketika Anda melihat langit malam, apakah fraksi bintang memiliki planet seukuran Bumi yang menerima kira-kira energi yang sama seperti Bumi," kata Erik Petigura, astronom University of California Berkeley.

Ratusan planet yang ditemukan sejauh ini sebagian besar gas raksasa. Exoplanet kecil berbatu mirip Bumi sangat sulit dideteksi. Pemantauan zona layak huni adalah jarak dari bintang dimana air cair dapat eksis di permukaan planet mengorbit.

Petigura dan rekan menggunakan data Kepler Space Telescope yang mencari sedikit peredupan cahaya yang datang dari salah satu di antara 150.000 samar. Setiap periodik peredupan rutin bisa menjadi indikasi planet transit di depan bintang.

"Kami menggunakan perangkat lunak yang telah bekerja selama 3 tahun terakhir. Kami menemukan 603 planet dan 10 dari planet-planet ini berada di zona layak huni dan di antara ukuran Bumi serta 2 kali ukuran Bumi," kata Petigura.



"Kesepuluh planet sangat menarik, tapi kami paling tertarik untuk memahami prevalensi planet ini di seluruh galaksi," kata Petigura.

Planet terjawab atau diabaikan tergantung fluktuasi cahaya sebagai kebisingan. Masalah lain, Kepler hanya mendeteksi transit planet dan hanya 1 dalam 100 planet mengorbit bintang dalam orientasi sebagai transit oleh Kepler. Software Petigura mengoreksi kedua masalah ini.

"Dan mengkoreksi 2 masalah itu, keselarasan geometris dan kebisingan bintang, kami menyimpulkan 22 persen atau 1 dari 5 bintang mirik Matahari mengandung planet seukuran Bumi di zona layak huni," kata Petigura.

Langkah logis berikutnya adalah membangun perangkat khusus. Wahana survey transit exoplanet untuk menemukan planet-planet kecil di sekitar bintang terang di langit, sehingga planet lebih mudah untuk ditindaklanjuti dari teleskop darat.

"Sebatas ini yang kita miliki sekarang dan kita tidak mendapatkan lebih banyak. Sekarang berada di luar jangkauan Kepler, kecuali kita meluncurkan misi baru. Itulah intinya," kata Sara Seager, exoplanetolog Massachusetts Institute of Technology (MIT).
Prevalence of Earth-size planets orbiting Sun-like stars

Erik A. Petigura1,2 et al.
  1. Astronomy Department, University of California, Berkeley, CA 94720
  2. Institute for Astronomy, University of Hawaii at Manoa, Honolulu, HI 96822
Proceedings of the National Academy of Sciences, November 4, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1319909110

Gambar: Wendy Stenzel/NASA (atas), SETI (bawah)

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.