Skip to main content

Evolusi Multiseluler Alga Chlamydomonas reinhardtii

Laporan Penelitian - Ganggang Chlamydomonas reinhardtii mengambil lompatan evolusioner pertama multiseluleritas. Alga bersel tunggal berkembang menjadi bentuk mentah form kompleks di laboratorium.

Satu jendela pemahaman bagaimana transisi menuju kehidupan multisel 1 miliar tahun lalu, 2 miliar tahun pasca ledakan oksigen. Multiseluleritas berevolusi setidaknya 20 kali sejak start kehidupan pertama, tapi tidak ada organisme membuat lompatan dalam 200 juta tahun terakhir.

Para ilmuwan memutar ulang salah satu lompatan evolusioner paling penting kehidupan secara real time. Ini kedua kalinya ilmuwan membujuk organisme bersel tunggal menjadi multiseluler karena 2 tahun lalu teknik yang sama terjadi pada Ragi Bir Saccharomyces cerevisiae.

Will Ratcliff, bioevolusionis Georgia Institute of Technology di Atlanta, dan rekan menumbuhkan 10 budaya alga bersel tunggal Chlamydomonas reinhardtii. Setiap 3 hari sentrifugasi setiap budaya dan menggunakan untuk menemukan generasi berikutnya.

Benar saja, setelah 50 generasi, sel alga di salah satu 10 budaya mulai membentuk cluster. Kelompok ini langkah pertama menuju multiseluleritas yang melewati siklus hidup terkoordinasi. Sel terjebak bersama-sama selama berjam-jam sementara mereka menetap.

Kemudian koloni tunggal tersebut dengan cepat pecah menjadi sel tunggal lagi dimana masing-masing pecahan terbagi-bagi untuk membentuk koloni multiseluler baru. Teknik yang sama untuk evolusi multiseluleritas pada sel tunggal ragi.




Experimental evolution of an alternating uni- and multicellular life cycle in Chlamydomonas reinhardtii

William C. Ratcliff1,2,3 et al.
  1. School of Biology, Georgia Institute of Technology, Atlanta, Georgia 30332-0230, USA
  2. Ecology, Evolution and Behavior, University of Minnesota, Minneapolis, Minnesota 55108, USA
  3. The BioTechnology Institute, University of Minnesota, Minneapolis, Minnesota 55108, USA
Nature Communications, 06 November 2013

Akses : DOI:10.1038/ncomms3742

Gambar dan video: William C. Ratcliff et al., DOI:10.1038/ncomms3742
YouTube: http://www.youtube.com/PenelitianTV

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.