Skip to main content

Budidaya Sel Induk Manusia Menjadi Ginjal Mini

Penelitian - Tim Salk Institute for Biological Studies di La Jolla, California, membudidaya struktur "ginjal-mini" dari sel induk manusia. Platform baru untuk mempelajari penyakit ginjal, membuka jalan baru aplikasi bioteknologi regeneratif ginjal.

Untuk pertama kalinya, tim Salk menghasilkan struktur ginjal 3D dari sel induk manusia. Eksperimen sebelumnya prekursor sel-sel ginjal menggunakan sel induk, tapi tim Salk yang pertama membujuk sel induk manusia bentuk struktur selular 3D mirip ginjal manusia.

"Upaya diferensiasi sel induk manusia menjadi sel ginjal memiliki keberhasilan terbatas," kata Juan Carlos Izpisua Belmonte, biolog Gene Expression Laboratory di Salk Institute for Biological Studies.

"Kami mengembangkan metode sederhana dan efisien yang memungkinkan diferensiasi sel induk manusia ke dalam struktur 3D ureteric bud (UB) menjadi sistem saluran berkumpul," kata Belmonte.

Temuan Salk menunjukkan untuk pertama kalinya pluripotent stem cells (PSCs) dapat dibuat berkembang menjadi sel serupa tunas ureter, awal struktur perkembangan ginjal, dan kemudian lebih lanjut dibedakan menjadi struktur 3D dalam budaya organ.

Sel UB membentuk tahap awal organ kemih dan reproduksi, kemudian tumbuh jadi saluran drainase urin di ginjal. Para ilmuwan menggunakan kedua sel induk embrionik manusia dan induced pluripotent stem cells (iPSCs) dari kulit re-program berpotensi majemuk.

Setelah iPSCs menunjukkan sifat pluripotent dan mampu berdiferensiasi jadi mesoderm, para peneliti memanfaatkan faktor pertumbuhan kultur bersama iPSCs dan embrionik. Kombinasi sinyal faktor pertumbuhan tersebut sudah cukup seperti sel leluhur ginjal hanya dalam 4 hari.




Yun Xia (Gene Expression Laboratory, Salk Institute for Biological Studies, 10010 North Torrey Pines Road, La Jolla, California 92037, USA) et al. Directed differentiation of human pluripotent cells to ureteric bud kidney progenitor-like cells. Nature Cell Biology, 17 November 2013, DOI:10.1038/ncb2872
Gambar: Salk Institute for Biological Studies
Video: Yun Xia et al., Nature Cell Biology

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.