Skip to main content

Kontak Petani dan Pemburu-Pengumpul Eropa

Laporan Penelitian - Pemburu-pengumpul berbagi dengan petani pertama di Eropa. Petani migran pertama di Eropa hidup bersama hantu lokal pemburu-pengumpul.

Bahkan selama 2000 tahun setelah pertanian mulai menyebar ke seluruh benua, beberapa orang masih menempel ke gaya hidup sebagai pemburu-pengumpul. Petani pertama dan pemburu-pengumpul terakhir Eropa tinggal bersama satu sama lain selama ribuan tahun dan bahkan berbagi situs pemakaman.

Fajar pertaniam di Timur Tengah sekitar 10.500 tahun lalu dan menyebar dengan cepat mencapai Eropa sekitar 7.500 tahun lalu dan terus memperluas ke barat. Tidak ada catatan arkeologi pemburu-pengumpul di Eropa era itu. Tampaknya masuknya migrasi petani menggusur pribumi pemburu-pengumpul.

Analisis DNA Eropa modern dan kuno membawa unsur genetik para petani awal, tapi banyak juga membawa DNA pemburu-pengumpul. Pribumi Eropa tidak hilang begitu saja, melainkan bercampur dan tampaknya kawin silang dengan petani.

Petani migran dan pemburu-pengumpul lokal hidup sebagai tetangga selama bertahun-tahun. Berbagi tempat pemakaman selama 400-800 tahun. Dua budaya bahkan mungkin berdagang satu sama lain atau bertukar informasi seperti yang terjadi di Afrika dan Indonesia.

Guido Brandt, antropolog Johannes Gutenberg University of Mainz di Jerman, dan rekan memperoleh DNA tulang 29 kerangka situs pemakaman gua Blätterhöhle. Dating karbon sampel tertua 10.300 hingga 11.200 tahun atau sebelum pertanian Eropa. Sequencing DNA mitokondria khas pemburu-pengumpul juga ditemukan berdating 6000 dan 5000 tahun.

Isotop sampel gigi mengungkap diet dengan dua kebiasaan. Kelompok yang lebih baru kebanyakan makan hewan domestik atau hasil pertanian. Tapi penduduk lainnya yang hidup bersama mereka kebanyakan makan ikan air tawar atau khas budaya pemburu-pengumpul.
Guido Brandt (Institute of Anthropology, Johannes Gutenberg University of Mainz, Colonel-Kleinmann-Weg 2, D-55128 Mainz, Germany) et al. Ancient DNA Reveals Key Stages in the Formation of Central European Mitochondrial Genetic Diversity. Science, 11 October 2013: Vol.342 no.6155 pp.257-261, DOI:10.1126/science.1241844
Gambar: Juraj Lipták

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.