Skip to main content

India Set Wahana Mangalyan ke Orbit Planet Mars

Laporan Penelitian - India bersiap untuk peluncuran misi pengorbit Planet Mars tanggal November 5. Sekarang India bergabung dengan AS, Rusia dan Eropa dalam klub eksklusif probe Mars.

Indian Space Research Organisation (ISRO) mengumumkan persiapan peluncuran misi senilai US$73,5 juta ke Planet Mars yang dijadwalkan lepas landas tanggal 5 November jam 2:36 waktu setempat dari Satish Dhawan Space Centre di Sriharikota.

Wahana pengorbit Mangalyan seberat 1.350 kilogram yang diroketkan Polar Satellite Launch Vehicle seharusnya dijadwalkan 28 Oktober, tapi ditunda karena cuaca buruk. ISRO mengatakan tujuan utama untuk menguji teknologi India, mencari sidik jari kehidupan dan komposisi atmosfer Mars.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana, Mangalyan meninggalkan orbit Bumi dan menempuh perjalanan ruang selama 10 bulan menggunakan sistem propulsi onboard sebelum masuk ke dalam 372 kilometer dengan 80.000 kilometer elips orbit di sekitar Mars.


Sejak didirikan pada tahun 1960, program ruang angkasa India terfokus membangun satelit untuk pencitraan potensi sumber air tanah dan memantau deforestasi. Kemudian tahun 2008 meluncurkan pengorbit Lunar Chandrayaan-1.

Proyek-proyek ini mungkin tampak tidak sesuai dengan tujuan pembangunan India, tapi K. R. Sridhara Murthi dari ISRO mengatakan misi Mars diharapakan memunculkan aplikasi seperti remote sensing dan membentuk generasi baru ilmuwan dan insinyur.

Bulan lalu rover NASA Curiosity tidak menemukan metana ketika menghirup udara Mars yang memunculkan skeptisme tentang tanda-tanda kehidupan di Planet itu. Bulan depan misi NASA MAVEN juga akan diluncurkan untuk menjawab teka-teki yang sama dengan suite instrumen lebih besar.
Gambar: ISRO

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Moratorium Laut Internasional Untungkan Nelayan Pesisir

www.LaporanPenelitian.com - Larangan penangkapan ikan di laut lepas dapat meningkatkan hasil tangkapan global menjadi lebih adil.

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…