Skip to main content

Gunung Api Super di Planet Mars

Laporan Penelitian - Letusan raksasa miliaran tahun lalu memuntahkan lava yang merobek planet dan meninggalkan kawah besar. Laporan pertama tentang gunung api super di Mars.

Letusan gunung berapi raksasa mendera Planet Mars di miliar tahun pertama. Supervolcanoe memuntahkan karbon dioksida, uap air dan sulfur dioksida ke atmosfer yang mempengaruhi iklim baik atau buruk ketika kehidupan awal mungkin sedang berjuang untuk muncul.

Pada tahun 1972 wahana pengorbit NASA Mariner 9 menemukan gunung berapi terbesar di Tata Surya, Olympus Mons di Mars, tinggi lebih dari 2 kali Gunung Everest. Tidak seperti Olympus Mons, gunung api super meledakkan diri dan sebagian runtuh. Tidak pernah tumbuh tinggi dan sulit ditemukan.

"Saya menemukan beberapa kawah di Eden Patera tidak benar-benar seperti kawah, jelas ini sebuah gunung berapi di mata saya," kata Joseph Michalski, planetolog Planetary Science Institute di Tucson, Arizona.

Karena banyak asteroid juga memukul Mars, para ilmuwan berasumsi sebagian besar lubang disebabkan oleh dampak. Tetapi beberapa kawah tampak mencurigakan. Tidak memiliki tanda tangan khas dampak, sebaliknya dikelilingi pegunungan dari aliran lava kuno.


"Apa yang kami lihat sangat berbeda. Ini mungkin gunung berapi kuno, paling eksplosif di Mars," kata Jacob Bleacher, vulkanolog NASA Goddard Space Flight Center di Greenbelt, Md.

Sejumlah besar permukaan ditutupi endapan vulkanik tua. Sekitar 55 kaldera mencakup 85 kilometer, setidaknya memiliki 3 depresi dengan 3 letusan terakhir. Gravitasi permukaan Mars hanya 38% dari Bumi, magma naik lebih cepat. Puing-puing vulkanik memblokir sinar Matahari.

Misi NASA berikutnya adalah orbiter Mars Atmosphere and Volatile Evolution (MAVEN) rencanya diluncurkan November untuk menyelidiki atmosfer dan mencoba mengumpulkan deskripsi masa lalu Planet Merah. Teknik pemetaan geologi dapat membantu menjabarkan apapun di sana.
Joseph R. Michalski (Planetary Science Institute, Tucson, Arizona 85719, USA; Department of Earth Sciences, Natural History Museum, London SW7 5BD, UK) dan Jacob E. Bleacher (NASA Goddard Space Flight Center, Greenbelt, Maryland 20771, USA). Supervolcanoes within an ancient volcanic province in Arabia Terra, Mars. Nature, 02 October 2013, DOI:10.1038/nature12482
Gambar: GSFC and JPL/NASA (atas); NASA/JPL/MSSS/Google (bawah)

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.