Skip to main content

Exoplanet Kepler-78b Berbatu Seukuran Bumi

Laporan Penelitian - Exoplanet berbatu sangat panas dengan diameter dan massa terkecil selama ini. Objek padat seukuran Bumi menunjukkan planet terbuat dari hal yang sama seperti Bumi.

Planet Kepler-78b terletak 700 tahun cahaya dari Bumi di konstelasi Cygnus menjadi planet berukuran dan bermassa terkecil yang selama ini ketahui para ilmuwan. Kepler-78b terdeteksi tahun ini dari data wahana NASA Kepler yang sekarang telah lumpuh.

Kepler-78b bukan dunia pertama dalam ukuran dan massa 20 persen mirip Bumi karena ada Kepler-10b dan MOA-2007-BLG-192- Lb. Juga bukan pertama klaim berbatu karena ada COROT-7b tahun 2009. Tapi Kepler-78b yang pertama memiliki ketiga karakteristik sekaligus dan harapan hidup ramah di sana.

Tarikan gravitasi planet menyebabkan bintang sedikit meliuk bolak-balik yang terkompresi atau memperluas panjang gelombang cahaya bintang. Dua tim astronom menggunakan perubahan panjang gelombang cahaya untuk menghitung kecepatan di mana bintang bergetar.

Perhitungan kecepatan dan hasil pengukuran sebelumnya memberi kesimpulan massa planet dan kepadatan. Planet memiliki kepadatan 5,3 gram per sentimeter kubik, perkiraan lainnya 5,57 gram per sentimeter kubik. Kepadatan Bumi 5,515 gram per sentimeter kubik.

"Ini bukti eksistensi. Ketika Anda memiliki satu, Anda tahu alam dapat membuat planet berbatu seukuran Bumi di luar Tata Surya," kata Andrew Howard, astronom University of Hawaii di Honolulu.

Howard dan rekan menggunakan teleskop Keck di Hawaii untuk mengamati bintang. Pada saat yang sama, tim yang dipimpin oleh Francesco Pepe, astronom University of Geneva di Swiss, menggunakan teleskop HARPS-N di Spanyol La Palma Island.

Meskipun Kepler-78b mirip seperti Bumi yang terbuat dari batu dengan core besi, bagaimana pun, sulit untuk berharap ada surga yang menyimpan kehidupan. Orbit planet terkunci di sekitar bintang host setiap 8,5 jam dan suhu siang hari mungkin atas 2.000oCelcius.
Andrew W. Howard (Institute for Astronomy, University of Hawaii at Manoa, 2680 Woodlawn Drive, Honolulu, Hawaii 96822, USA) et al. A rocky composition for an Earth-sized exoplanet. Nature, 30 October 2013, DOI:10.1038/nature12767
Francesco Pepe (Observatoire Astronomique de l’Université de Genève, 51 chemin des Maillettes, 1290 Versoix, Switzerland) et al. An Earth-sized planet with an Earth-like density. Nature, 30 October 2013, DOI:10.1038/nature12768

Comments

Populer

DNA Memecahkan Misteri Bagaimana Mumi Terkait Satu Sama Lain

DNA memecahkan misteri bagaimana mumi-mumi terkait satu sama lain dimana sepasang mumi Mesir kuno yang dikenal lebih dari satu abad sebagai dua saudara sebenarnya adalah saudara tirinya. Kedua pria berpangkat tinggi tersebut memiliki seorang ibu, namun ayah yang berbeda.

Para arkeolog mengatakan sebuah jawaban tentang keluarga yang teredam dan terungkap berkat keberhasilan dua jenis DNA dari gigi mumi. Laporaan di Journal of Archaeological Science menyoroti pentingnya garis keturunan ibu dalam menganalisis orang-orang Mesis kuno.


Pertanyaan telah berputar-putar tentang latar belakang biologis dua mumi pria sejak ditemukan bersama di sebuah makam di dekat desa Rifeh pada tahun 1907. Makam berasal dari Dinasti ke-12 Mesir kuno antara tahun 1985 SM hingga 1773 SM. Prasasti peti mati menyebutkan seorang wanita, Khnum-Aa, sebagai ibu kedua pria tersebut.

Kedua mumi digambarkan sebagai putra gubernur lokal yang tidak disebutkan namanya. Tetap tidak jelas apakah prasasti tersebut merujuk pad…

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.

Fosil Gua Misliya di Israel adalah Manusia Modern Tertua di Luar Afrika

Sebuah rahang mendorong keberangkatan manusia dari Afrika kembali pada waktunya dimana fosil ditemukan di gua Israel setidaknya berdating 177.000 tahun. Sebuah tulang di Israel saat manusia modern meninggalkan Afrika memberi pesan eksodus kuno dimulai lebih awal dari apa yang diteorikan selama ini.

Gua Misliya di Gunung Carmel di Israel menghasilkan rahang parsial Homo sapiens dengan perkiraan dating pada 177.000 hingga 194.000 tahun yang menunjukkan manusia modern bisa saja meninggalkan Afrika dan mencapai Timur Tengah sekitar 60.000 tahun lebih awal dari perkirakan sebelumnya.


Sampai sekarang fosil H. sapiens tertua yang diketahui di luar Afrika ditemukan di Gua Skhul dan Qafzeh di Israel berdating pada 90.000 dan 120.000 tahun, tetapi temuan baru mengisaratkan manusia meninggalkan Afrika sekitar 300.000 tahun lalu dan mencapai Timur Tengah lebih dari 200.000 tahun lalu

"Rahang Misliya memberikan bukti paling jelas nenek moyang kita pertama kali pindah dari Afrika jauh lebih aw…

Nenek Moyang Salamander Meregenerasi Anggota Badan

Penelitian ~ Nenek moyang salamander meregenerasi tungkai, fosil amfibi kuno menunjukkan tanda tangan mekanisme penggantian embel-embel sejauh era Permian.

Leucoraja erinacea Mengungkap Evolusi Kaki 420 Juta Tahun Lalu

Sirkuit saraf untuk berjalan jauh mungkin telah berevolusi pada ikan purba sejak 420 juta tahun lalu. Sirip Leucoraja erinacea dibangun untuk berjalan dan itulah yang dilakukan ikan berkat konstruksi kabel yang berevolusi jauh sebelum vertebrata air menginjakkan kaki di darat.

Lengan kecil menggunakan dua sirip seperti kaki di bagian bawah untuk bergerak di sepanjang dasar laut. Langkah kiri dan kanan didukung oleh otot yang meregang dan memanjang dimana pergerakan terlihat sangat mirip dengan banyak hewan darat. Karya pertama adalah melihat asal mula sirkuit saraf yang dibutuhkan untuk berjalan.


Para ilmuwan menggunakan tes genetik dan melaporkan temuan ke Cell untuk menunjukkan mengapa kaki kecil di air dan vertebrata darat berbagi blueprint genetik yang sama untuk pengembangan sel saraf yang dibutuhkan untuk gerakan anggota badan sebagai sejarah alam yang sangat penting.

"Neuron penting bagi kita untuk berjalan berawal dari spesies ikan purba," kata Jeremy Dasen, neurosie…