Skip to main content

Wajah Entelognathus primordialis

Laporan Penelitian - Wajah ikan purba akar rahang modern. Rahang canggih vertebrata primitif menggambar ulang pohon evolusi bahwa wajah Anda dari ikan Entelognathus primordialis.

Entelognathus primordialis memperkaya placoderma, kelas ikan lapis baja yang hidup sekitar 430-360 juta tahun lalu. Fosil berdating 419 juta tahun yang sekarang jadi wilayah China menjadi spesies paling awal dengan rahang modern.

Ini wajah tertua di muka Bumi. Laporan menyediakan link antara 2 kelompok ikan yang sebelumnya dianggap tidak berhubungan yang menantang hipotesis lama tentang bagaimana vertebrata mengevolusi wajah.

Hampir semua vertebrata dalam kelompok berahang dikenal sebagai gnathostomes. Kadang di masa lalu, pohon keluarga gnathostome bercabang menjadi 2 kelompok yaitu ikan bertulang rawan (Chondrichthyes) seperti hiu kemudian ikan bertulang keras dan hewan berkaki 4 termasuk manusia (Osteichthyes).

"Para ilmuwan berasumsi leluhur gnathostomes lebih mirip ikan bertulang rawan. Leluhur ini tampak seperti hiu, tanpa baju besi dan tengkorak tulang rawan," kata Min Zhu, paleontolog Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology di Beijing.


Zhu dan rekan menyelidiki fosil di tambang bekas dasar laut kuno Formasi Kuanti dekat kota Qujing di Yunnan, China selatan. Entelognathus hampir 20 cm dengan kepala berat lapis baja dan ekor bersisik. Mata kecil dalam kantung besar tulang kaca mata. Meskipun berahang, ikan tidak memiliki gigi.
Min Zhu (Key Laboratory of Vertebrate Evolution and Human Origins of Chinese Academy of Sciences, Institute of Vertebrate Paleontology and Paleoanthropology, Chinese Academy of Sciences, Beijing 100044, China) et.al. A Silurian placoderm with osteichthyan-like marginal jaw bones. Nature, 25 September 2013, DOI:10.1038/nature12617
Gambar: Brian Choo/Nature

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Bakteri Usus Bacteroides fragilis Link Autisme

Laporan Penelitian - Autisme mungkin link materi kimia yang diproduksi mikroba usus. Tikus yang cemas dan kurang sosial berawal dari campuran senyawa tertentu di dalam usus dan bakteri adalah biangnya. Temuan mendukung hipotesis microbiome usus penyebab perilaku abnormal pada manusia.