Skip to main content

Kontroversi IVF DNA Mitokondria

Laporan Penelitian - Teknologi IVF tiga orangtua dirancang untuk membantu wanita dengan penyakit mitokondria untuk memiliki anak yang sehat. Tapi masih labil diterapkan ke klinik.

Trio bioevolusionis mengkritik untuk menunda teknik sebelum digunakan ke klinik. Komentar menyusul pengumuman pemerintah Inggris yang ingin segera mensahkan regulasi untuk mengijinkan prosedur berdasarkan saran UK Human Fertility and Embryology Authority.

"Kami membahas peringatan potensi teknik ini yang belum benar-benar banyak dibahas dalam perdebatan," kata Damian Dowling, bioevolusionis Monash University di Melbourne.

"Ketika Anda mengganti mitokondria individu dengan salinan baru dari donor, hal ini dapat mempengaruhi segala macam sifat meskipun donor mitokondria adalah putatively healthy," kata Dowling.

Terapi mitokondria sangat menggiurkan. Di Australia saja kelainan ini mempengaruhi 1 dari 5000 orang dan sering disebabkan oleh mutasi pada DNA mitokondria. Gejalanya mulai dari kesulitan belajar ringan sampai distrofi otot, jantung dan kelainan otak.

Penyakit mitokondria tidak dapat disembuhkan dan umumnya diwariskan melalui garis ibu. Mitochondrial replacement (MR) adalah teknik IVF melibatkan memindahkan DNA nuklir calon ibu dan ayah ke telur pihak ketiga yang telah dilucuti dari materi genetik tetapi memiliki seperangkat sehat mitokondria.

Idenya adalah keturunannya bebas dari mitokondria rusak dan secara teknis memiliki 3 orang tua. Eksperimen praklinis MR telah banyak dilakukan pada tikus hingga monyet dan sekarang pada sel induk embrio manusia sampai ke tahap blastokista.

"Keturunan memiliki beberapa gen dari ibu donor. Jadi cukup banyak teknologi bahwa kita memiliki persetujuan untuk penggunaan klinis awal tahun depan," kata Dowling.

Tapi satu set eksperimen pada hewan termasuk tikus dan lalat buah menunjukkan bahwa mencampur dan mencocokkan genotipe nuklir dan mitokondria dapat mempengaruhi ciri, kadang detrimentally seperti perilaku kognitif, tingkat perkembangan, kesuburan dan harapan hidup.

MR adalah bentuk terapi germline yang mempengaruhi semua generasi mendatang. Ada ketakutan MR membuat perubahan genom nuklir. Dalam hal sekuen DNA mitokondria mempengaruhi ekspresi banyak sifat yang berhubungan dengan kesehatan.

Dowling dan rekan mendukung premis MR dan mengatakan teknik ini memiliki janji besar bagi calon ibu yang menderita penyakit mitokondria. Namun langkah yang paling hati-hati ke depan yaitu kecocokan haplotype mitokondria dari donor dengan pasien.
Klaus Reinhardt (Animal Evolutionary Ecology, University of Tuebingen, 72076 Tuebingen, Germany; Department of Animal and Plant Sciences, University of Sheffield, Sheffield S10 2TN, UK) et.al. Mitochondrial Replacement, Evolution, and the Clinic. Science, 20 September 2013: Vol.341 no.6152 pp.1345-1346, DOI:10.1126/science.1237146

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.