Skip to main content

Dating Oksigen 3 Miliar Tahun

Laporan Penelitian - Oksigen melayang ke atmosfer Bumi lebih awal dari pemikiran. Dating mengulur waktu lebih jauh hingga 3 miliar tahun lalu.

Dating aroma oksigen pertama Bumi mungkin terjadi 300 juta hingga 400 juta tahun lebih awal daripada perkirakan. Analisis sedimen kuno petunjuk oksigen menghiasi atmosfer Bumi sekitar 3 miliar tahun lalu atau 600 juta tahun sebelum acara Oksidasi Besar.

Beberapa penyelidikan geologi mendating gumpalan transien oksigen ke 2,6 miliar hingga 2,7 miliar tahun lalu. Para ilmuwan berpikir mikroorganisme fotosintetik seperti cyanobacteria menghasilkan oksigen yang berimplikasi pertama bagaimana kehidupan berevolusi di planet ini.

"Karena fotosintesis adalah kompleks maka butuh waktu sangat lama untuk berkembang," kata Sean Crowe, geolog University of Southern Denmark.

Data menyarankan oksigen hadir sebelum Oksidasi Besar. Crowe dan rekan menggunakan batuan 3 miliar tahun yang dibor di kedalaman 1.000 meter di Afrika Selatan. Crowe berharap sedimen mengungkap kelangkaan oksigen. Sebaliknya, mereka menemukan bukti oksigen tertua di Bumi.

Para peneliti menggunakan teknik sensitif untuk membandingkan form stabil chromium 52 dan chromium 53 dalam batu sebagai sidik jari paparan oksigen. Hari ini, chromium 52 lebih berlimpah dalam sedimen tanah daripada chromium 53 karena oksigen atmosfer lebih mudah mengoksidasi.

Sampel Afrika Selatan memiliki cukup rendah chromium 53, oksigen hadir di atmosfer pada saat itu. Crowe juga mendeteksi tingkat lebih tinggi chromium 53 di sedimen laut kuno di dekatnya. Karena teknik Crowe merupakan teknik baru, beberapa ilmuwan berhati-hati.

"Kasus yang cukup kuat. Namun materi kimia selain oksigen mungkin juga memainkan peran dalam oksidasi," kata James Farquhar, geokimiawan University of Maryland di College Park.

Temuan menimbulkan pertanyaan tentang evolusi kehidupan fotosintesis. Cyanobacteria tersangka utama produksi oksigen awal yang berkembang 2,7 miliar tahun lalu. Organisme lain mungkin telah menghasilkan oksigen sebelumnya yang berevolusi lebih awal dari diperkirakan.

"Ini menambah kompleksitas gambaran kita bagaimana dan kapan Bumi mendapat oksigen. Fotosintesis sumber utama sebagian besar oksigen jauh sebelum Oksidasi Besar," kata Roger Buick, biogeolog University of Washington di Seattle.
Sean A. Crowe (Institute of Biology, and Nordic Center for Earth Evolution, University of Southern Denmark, Odense 5230, Denmark) et.al. Atmospheric oxygenation three billion years ago. Nature, 25 September 2013, DOI:10.1038/nature12426

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.