Skip to main content

Birokrasi dan Agama dari Perang

Laporan Penelitian - Kerajaan, birokrasi dan agama muncul dari perang. Simulasi komputer menunjukkan kompleksitas konsolidasi konflik politik kuno dan abad pertengahan.

Perang mendorong pembentukan lembaga-lembaga sosial kompleks seperti birokrasi dan agama untuk menyiasati stabilitas masyarakat dan beragam etnis. Para ilmuwan menguji teori dalam simulasi dan membandingkan hasilnya dengan data historis.

Kerajaan muncul sebagai tanggapan terhadap tekanan dinamika perang antar negara-negara kecil. Satu loop yang berangkat untuk memahami mengapa para individu mengeluarkan biaya mahal untuk membagun dan memelihara lembaga-lembaga sosial.

"Model kami menunjukkan hal ini karena membantu masyarakat ketika bersaing satu sama lain," kata Peter Turchin, dinamisian University of Connecticut di Storrs.

Turchin dan rekan melihat sejarah persaingan paling sengit dunia yaitu di Afrika dan Eurasia antara 1500 Pra Masehi dan 1500 Pasca Masehi. Pada milenium pertama PM, nomaden di stepa Eurasia mulai menciptakan teknik persenjataan proyektil yang paling efektif sampai mesiu.

Teknologi berkembang dan menyebar menjadi kereta dan kavaleri. Konflik semakin intensif. Para peneliti mengembangkan model di mana Afrika dan Eurasia dibagi ke dalam grid sel 100 kilometer. Setiap sel ditandai sesuai jenis lanskap, elevasi permukaan laut dan pertanian.

Pada awal simulasi setiap sel pertanian dihuni sebuah negara merdeka dan negara-negara di perbatasan antara masyarakat agraris dan stepa yang diunggulkan dengan teknologi militer. Difusi teknologi memberi efek pada intensitas peperangan dan pengembangan lembaga-lembaga sosial.

Turchin dan rekan mengusulkan pendekatan sistematika sejarah untuk menguji hipotesis terhadap data yang besar disebut dengan Cliodynamics. Clio berasal dari sejarah Yunani kuno. Klaim granularitas yang sangat kasar dan minimal memaksa spesialis untuk berpikir secara holistik tentang masyarakat.

Membangun sebuah database global informasi sejarah tidak gampang. Memprediksi perilaku ekstrim dalam banyak cara yang sama seperti epidemiologi memprediksi wabah penyakit memungkinkan sistem yang tak terbatas.
War, space, and the evolution of Old World complex societies

Peter Turchin1 et.al.
  1. Department of Ecology and Evolutionary Biology, University of Connecticut, Storrs, CT 06235-3042
Proceedings of the National Academy of Sciences, September 23, 2013

Akses : DOI:10.1073/pnas.1308825110

Comments

Populer

Agama Mendidik Anak-Anak Menjadi Serakah

Penelitian ~ Agama membuat anak-anak tidak bermurah hati. Keyakinan agama memiliki pengaruh negatif pada altruisme dan kepekaan sosial atau daya empati. Meskipun penelitian ilmiah yang pernah dilakukan selalu dituduh bermuatan sentimen, temuan selalu konsisten bahwa orang-orang religius cenderung berbohong dan membesar-besarkan kegiatan amal.


Jangan khawatir karena ini bukan lelucon, tapi premis dimana agama membuat anak-anak yang polos menjadi serakah. Anak-anak ateis lebih murah hati dan kurang menghakimi dibanding anak beragama.

Anak-anak yang dibesarkan dari rumah tangga religius menghasilkan moral paling buruk dan suka menghakimi dibanding anak-anak yang dibesarkan dari keluarga non-religius.

Para ilmuwan dari 7 universitas mempelajari perkembangan moral 1.200 anak Islam, Kristen dan non-agama berumur 5 hingga 12 tahun di AS, Kanada, China, Yordania, Turki dan Afrika Selatan.

Komposisi anak adalah 24% Kristen, 43% Islam dan 27,6% non-agama. Jumlah Yahudi, Buddha, Hindu, agnostik …

Cacing Mata Sapi Thelazia gulosa Menginfeksi Mata Manusia

Seorang wanita berusia 26 tahun merasakan sesuatu di mata kiri selama berhari-hari, tapi ini bukan bulu mata yang menyebalkan atau serangga yang menyemprotkan racun ke wajahnya. Seminggu setelah iritasi pertama, penduduk Oregon tersebut menarik cacing transparan panjang 1 sentimeter dari matanya.

Sebuah kasus kambuhan manusia pertama yang pernah dilaporkan tentang parasit mata sapi, Thelazia gulosa. Selama 20 hari, dia dan dokter menyingkirkan 14 cacing dari mata yang terinfeksi. Tim dokter melaporkan ke di American Journal of Tropical Medicine and Hygiene. Setelah itu tidak ada lagi sintom iritasi mata.


"Ini peristiwa sangat langka dan menarik dari perspektif parasitologis. Mungkin tidak begitu menyenangkan jika Anda pasiennya," kata Richard Bradbury, parasitolog di U.S. Centers for Disease Control and Prevention di Atlanta.

T. gulosa adalah nematoda di Amerika Utara, Eropa, Australia dan Asia Tengah. Mereka menginfeksi mata ternak yang besar dan menghabiskan tahap larva di …

Kecepatan Perjalanan Cahaya Tidak Selamanya Konstan

LaporanPenelitian.com - Kecepatan cahaya tidak konstan selamanya, struktur pulsa dapat memperlambat foton bahkan dalam ruang hampa.